Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Ratusan Karyawan di Kawasan Industri Manis Jaya Curug Tangerang Keluhkan Bau Menyengat Hingga Mual dan Sesak Ke Dada

By On Kamis, Januari 09, 2025








Ilustrasi. : Menutup hidung karena mencium bau menyengat dan mual-mual. 

Kabupaten Tangerang,|xbintangindo.com -

Ratusan mungkin bisa jadi ribuan karyawan yang bekerja di perusahaan-perusahaan lingkungan kawasan industri Manis Jaya Kampung Kadu Curug Kabupaten Tangerang Banten mengeluhkan polusi bau menyengat dan sesak ke dada yang diduga berasal dari saluran air besar kawasan industri Manis Jaya yang telah tercemar limbah cair. Kamis,09/01/25.


Menurut salah satu karyawan yang bekerja di lingkungan perusahaan kawasan industri Manis Jaya SHD menjelaskan.


"Aduh pak bau nya bukan main, dari pagi baunya gak hilang-hilang , baunya itu bikin mual ke perut dan sesak ke dada, hampir semua karyawan yang bekerja diperusahaan lingkungan kawasan Manis Jaya mengeluhkan hal yang sama, bernafas melalui hidung juga panas  rasanya pak," jelas SHD 


Lanjut SHD," Sudah sekitar satu Mingguan kami mencium bau menyengat, terparahnya semalam, tadi saya bersama teman-teman karyawan lainnya ke saluran air dilingkungan kawasan industri Manis Jaya, ternyata benar' pak,,, belum saja sampai ke bibir saluran air akan  tapi kami sudah mencium bau yang menyengat mengganggu pernafasan seluruh karyawan dikawasan munis jaya, biasanya saluran air di kawasan industri Manis Jaya tidak sebau dan menyengat seperti saat ini, sepertinya ada perusahaan nakal yang sengaja membuang limbah cair berbau sembarangan lesaluran air. Kawasan  industri Manis Jaya. Informasi dari warga bau yang parah itu disaluran air dekat PT. Sinar Anjol. " Katanya.


"Sudah baunya menyengat bikin mual - mual dan kedada sakit panas dirasanya,  kemungkinan ada perusahaan nakal yang sengaja membuang limbah berbaunya ke saluran air Kawasan, Ujungnya Ya... kita-kita ini yang ada disini yang merasakan dampak dari perusahaan nakal yang membuang limbah berbau." Tutur SHD.


Hal senada juga dikatakan Cmg karyawan pabrik di lingkungan kawasan Manis Jaya." Gak tahan baunya.. kerja juga gak fokus semua karyawan yang bekerja diperusahaan tempat kerja saya mengeluhkan bau menyengat dan panas ke hidung, ada-ada saja kurang kerjaan kenapa limbah bau begitu dibuang ke saluran air lagi bukannya diangkut ke tempat penampungan limbah, ini limbah berbahaya sekali kayanya buktinya baunya menyengat sekali, dari perusahaan mana seh ini. " Tanya Cmg.


Ferry Al-Bantani SH selaku ketua konsorsium Lingkungan Hidup Provinsi Banten angkat bicara," Informasi dari masyarakat lingkungan kawasan industri Manis Jaya Curug Kabupaten Tangerang akan kami survey ke lokasi bau menyengat dan membuat sesak didada manusia. Kami akan membuatkan lapdu jika perlu laporan ke pihak kepolisian Polresta Tangerang Polda Banten untuk mengusut mencari tau siapa yang telah membuang limbah berbau tersebut ke saluran air kawasan." Ujar Ferry al-Bantani.


Ferry juga akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup kabupaten Tangerang dan provinsi Banten mengambil Sempel limbahnya untuk uji laboratorium seberapa bahaya kepada makhluk hidup." Tambah Ferry.

Apg/dim/

 *Dinilai Dekat Dengan Rakyat, Puluhan Relawan Dorong Muhlis Nyalon Gubernur Banten*

By On Sabtu, Maret 23, 2024








TANGERANG - xbintangindo.com--

Puluhan warga yang tergabung dalam Relawan Muhlis For Banten menggelar aksi simpatik  bagi-bagi makanan tradisional khas Banten berupa Bacang  di Jalan Raya Legok-Parung Panjang pada Sabtu, (23/03).


Selain membagikan takjil kepada pengguna jalan yang melintas, aksi tersebut sekaligus bentuk dorongan agar Muhlis maju sebagai calon Gubernur Banten pada Pilkada serentak yang akan digelar 27 November 2024 mendatang. 


Kepada Vinus, Koordinator aksi, Muhammad Aska Rasyid menyampaikan, kegiatan kali ini diinisiasi oleh para relawan pendukung Muhlis dari berbagai wilayah di Kabupaten Tangerang.


Menurutnya, selain bentuk kepedulian untuk berbagi di bulan suci ramadan, momentum ini juga dianggap pas untuk menyampaikan harapan masyarakat agar tokoh muda Tangerang tampil di pemilihan gubernur mendatang.


"Kami yakin ini waktu yang pas untuk mendorong beliau (red: Muhlis) ikut maju dalam kontestasi pemilihan gubernur nanti," ucap Aska disela-sela kegiatan.


Menurut Azka, hal itu bukan tanpa alasan. Politisi PDI Perjuangan ini telah malang-melintang di berbagai posisi strategis, sehingga dianggap mampu dan layak untuk menduduki Banten 1.


"Soal track record jangan ditanya. Muhlis ini politisi yang berkarir dari bawah. Jadi kami tidak meragukan kapasitasnya sebagai pejabat publik," ujarnya.


Masih menurut Aska, Banten saat ini membutuhkan figur pemimpin muda yang punya kapasitas dan kapabilitas tinggi, serta yang paling penting dekat dengan rakyat.


Lebih lanjut ia menilai, tidak banyak tokoh muda di Banten khususnya Tangerang yang memiliki rekam jejak seperti Muhlis. Berkarir betul-betul dari bawah dan dekat dengan wong cilik.


Atas dasar itu, lanjut Aska, ia bersama relawan lain akan menghimpun berbagai elemen untuk terus mendorong sekaligus mendukung Muhlis agar maju pada Pilgub Banten mendatang.


Saat ini, lanjut Aska, memang ada juga tokoh yang sudah beredar di masyarakat seperti Airin Rachmi Diany, Rano Karno dan yang lainnya. Tapi pihaknya optimis sosok Muhlis juga tidak kalah tenar dan mampu bersaing dengan nama-nama tersebut.


"Kalau kita melihat perolehan suara Pileg kemarin, Bang Muhlis ini punya modal yang cukup untuk ikut pada Pilgub mendatang. Dan kami siap mendukungnya," pungkas Aska. (Harry)

Ucapan Didi Suryadi SE"Ngawur", Camat Jayanti:" Kami Sudah Berikan Undangan 7 hari Sebelum Pelaksanaan Musrenbang".

By On Rabu, Januari 31, 2024










Kab, Tangerang - xbintangindo.com-

Didi Suryadi, SE. Salah satu anggota dewan dari fraksi PKS mengatakan di salah satu media dengan judul berita *"Tak Hadir di Musrenbang Dewan PKS Sebut Tak Ada Koordinasi Dengan Pembuat Jadwal"* pasalnya pernyataan anggota dewan dari fraksi PKS. Didi Suryadi, SE, mendapatkan sorotan dari Mulyani aktivis Jayanti sekaligus ketua Gabungan Pokja Kec, Jayanti Kab, Tangerang Mulyani menyayangkan atas pernyataan dari anggota dewan fraksi PKS yang mengatakan ketidak hadiran para anggota wakil rakyat (Dapil 1-red) dalam murenbang 2025 di Kec, Jayanti Selasa 30 Januari 2024, Didi Suryadi, SE menyebut tak ada koordinasi dengan pembuat jadwal, hal tersebut patut dipertanyakan ujar Mulyani.

Mulyani memberikan satu gambaran yang sederhana, secara aturan dalam mengundang seseorang kesuatu acara pastinya dari jauh-jauh hari undangan tersebut sudah di sebarkan, apalagi ini acara resmi bukan acara individual, Mulyani juga mengatakan acar musrembang  undangan pastinya telah dipersiapkan dengan matang, intinya saya (Mulyani-red) kecewa atas sikap atau pernyataan yang dilontarkan oleh pernyataan Didi Suryadi, SE., disalah satu media.

Awak media faktaberita online dan cetak mengkonfirmasi kepada Yandri Permana Camat Jayanti, konfirmasi tersebut terkait pernyataan dari anggota DPRD Kab, Tangerang dari fraksi PKS Didi Suryadi, yang mengatakan tak ada koordinasi dengan pembuat jadwal. Terkait hal tersebut Yandri melalui pesan WhatsApp mengatakan kepada awak media, kalau dari kecamatan undangan sudah disebar baik secara fisik maupun secara elektronik sejak 7 (tujuh) hari lalu ujar Yandri Permana.

Satu lagi ujar Yandri Permana, dari para anggota dewan melalui Bu. Lulu semalam juga sudah menghubungi saya (Yandri Permana Camat Jayanti-red) yang bersangkutan minta maaf tidak bisa hadir karena ada tugas lain dan dalam forum murenbang juga sudah saya sampaikan kepada undangan lainnya.

Awak media pun mengkonfirmasi kepada Ustur Ubadi. S. Pd.I., anggota DPRD Kab, Tangerang dari fraksi PKB terkait ramainya pemberitaan atas ketidak hadiran para anggota DPRD Kab, Tangerang dalam acara musrembang di kecamatan Jayanti. Ustur mengucapkan permohonan maaf sebelumnya, kepada kepada Camat Jayanti, atas ketidak hadirannya di karenakan ada urusan keluarga yang lebih urgent ujar Ustur kepada awak media.

Mulyani juga menambahkan, ada salah satu pernyataan dari Didi Suryadi sebagai anggota DPRD Kab, Tangerang dalam pemberitaan tersebut Didi Suryadi mengatakan "Pimpinan dan Setwan nyalahin OPD lain harusnya ada koordinasi. Sementara kegiatan Dewan menjalankan hasil Bamus yang sudah dijadwalkan sebelumnya" inikan kesannya jelas dan patut dipertanyakan Pimpinan dan Setwan nyalahin OPD lain maksudnya bagaimana, murenbang di Kec, Cisoka pada 25 Januari 2024, anggota DPRD Kab, Tangerang banyak yang hadir termasuk Didi Suryadi juga hadir disana pungkas Mulyani, janganlah membuat pernyataan yang kesannya blunder ucapnya.(Red/Tim)

Viral Kecaman di WAG, OS di PT ULI Dinilai Tak Berdampak, Hanya Cari Keuntungan

By On Minggu, Mei 28, 2023







Tangerang,| xbintangindo.com

- Viral di WhatsApp grup kecaman terhadap keberadaan perusahaan jasa penyalur tenaga kerja atau yang lebih dikenal dengan sebutan perusahaan outsourcing (OS) di PT Universal Luggage Indonesia (PT. ULI) Desa Sumur Bandung Kecamatan Jayanti Kabupaten Tangerang Banten.


Kecaman penolakan terhadap OS di perusahaan yang memproduksi tas koper itu, diserukan oleh warga yang mengatasnamakan Gerakan Warga/Masyarakat Sumur Bandung dan Seluruh Kecamatan Jayanti Bersatu, karena dinilai tak bisa mengakomodir tenaga kerja di wilayah tersebut.


Dalam tulisan yang kini tengah viral di WAG itu adalah, Kami masyarakat desa Sumur Bandung dan seluruh warga kecamatan Jayanti menolak keras adanya OS yang masuk ke PT ULI, karena selama ini, keberadaan OS di PT ULI telah banyak membuat GADUH di lingkungan dan banyak membuat SUSAH warga saja.


Selain itu juga viral seruan yang mengatasnamakan warga desa Sumur Bandung dan warga Kecamatan Jayanti. Dalam seruan itu mereka mengatakan, Bos PT ULI sibuk dan ambisi cari CUAN, kami warga yang kena imbas dan susahnya saja, OS nya kenyang dengan kuota tambal sulam, lagi lagi kami dapat imbasnya.


Menyikapi seruan kemanusiaan itu, sontak Warganet mengomentari kecaman tersebut dengan mengatakan, "tutup mata, tutup telinga, tinggal masyarakat saatnya turun tangan," ungkap dari salah satu anggota di WhatsApp grup WADAH KELUARGA BESAR yang beranggotakan 133 peserta, dikutip pada Minggu (28/5/2023).


Selain itu anggota grup juga mengatakan bahwa keberadaan OS tersebut belum maksimal mengakomodir tenaga kerja di wilayah Sumur Bandung dan Jayanti.


"Kan katanya warga juga sulit untuk mendapatkan pekerjaan, warga setempat, buktinya anak bapak juga sulit kerja nggak di fasilitasi, itu tandanya belum sepenuhnya mendapatkan," ujar anggota WKB.


Kendati ada seruan kecaman dan penolakan terhadap OS, pihak PT ULI dan juga pihak OS yang berada di lingkup Perusahaan tersebut belum dapat dikonfirmasi.


"Gaduh di lingkungan, warga sulit cari kerja, penerimaan kucing kucingan, Bos dapat Cuan dan OS Kenyang" (Red).

Anniversary ke 1, SCS Meriahkan Warga Cisoka dan sekitar

By On Rabu, Mei 10, 2023









Tangerang,| xbintangindo.com-

Komunitas musik yang bernaung  di forum  Seni Cisoka Solear ( SCS)  merayakan anniversary yang pertama, Rabu , 10 / 05 / 2023 , 


Acara yang berlangsung di lapangan depan gedung sekolah SMA N, 8, khusus kp Nagreg desa Cisoka kecamatan cisoka tersebut dihadiri dari berbagai  musisi  yang ikut tampil di acara tersebut ,


H Rebo Muhidin selaku tokoh masyarakat kabupaten Tangerang  para pemuda  dan tokoh pemuda hadir dalam acara tersebut 

Dalam penyampaian nya didepan awak media " memang kebetulan sekali saya sendiri warga Cisoka dan saya selaku sebagai seniman juga , seni musik , seni bela diri , seni panggung juga seni debus, di kabupaten Tangerang ini "

Ucap nya


Masih H, rebo Muhidin " insya Allah kedepan nya juga apa bila terkabul kan niat saya akan mencalonkan dewan DPRD kabupaten Tangerang Dapil 1 ( satu) partay Golkar perlu kita simpulkan bahwa kesenian ini perlu kita satu kan,  dari pada anak anak sekarang ini apa lagi adanya Tawuran perlu kita kumpulkan untuk dilatih  jadi seni ,"" ucapnya lagi



Baso Selaku ketua umum porum SCS ( Seni Cisoka Solear) saat di wawancarai awak media menjelaskan, " ya saya selaku ketua SCS kebetulan acara Anniversary ini loncing sudah berjalan satu tahun baru hari ini kami mengadakan kegiatan Aniversay milad ke 1 , Alhamdulillah yang saya lihat sekarang ini berjalan dengan aman dan lancar 


Masih baso, " harapan saya kedepan nya SCS ini bisa di kenal sama masyarakat khusus nya di seni musik, seni bela diri dan seni lainya , semoga adanya Seni Cisoka Solear ini  lebih bersinergi dapat di kenang oleh para musisi di berbagai wilayah,"tutup ny 

Red/xbi/urip

Lapak Limbah di Cibadak-Cikupa Sering Terima Besi Bagus dari Supir Truk Fuso Saat Tengah Malam

By On Rabu, Mei 10, 2023


Besi behel dan besi ulir yang di turunkan dari mobil  truk Fuso. (Foto: Ahmad Bewok).


Kab.Tangerang, xbintangindo.com-

Lapak limbah yang berlokasi di jalan raya Cibadak Cikupa kabupaten Tangerang diduga terima kencingan besi bagus dari mobil - mobil truk besar pada saat tengah malam. Selasa 09/05/23.


Saat investigasi beberapa aktivis melihat dua truk besar jenis Fuso dengan nopol B 9305 FYY yang sedang menurunkan (Kencing) Besi yang tergolong masih bagus- bagus, diduga barang tersebut akan di kirim kepada pemesannya, namun ditengah jalan sisupir menjualnya beberapa batang ke lapak limbah diketahui milik Hanapi.








Dua mobil truk Fuso yang tertangkap kamera sedang menurunkan besi ke lapak limbah milik Hanapi. Foto: Dody.


saat aktifis hendak mempertanyakan terkait besi-besi tersebut kepada salah satu supir  mereka  dengan spontan nya bergegas kabur, Rabu 10/05/23. 02.00 WIB.


Saat d konfirmasi pemilik lapak limbah yang mengaku Hanafi mengatakan, 


"itu bukan wilayah bapak, terus pengennya gimana coba kasih ke anak buah saya dulu, jawabnya.

Redaksi xbi Ahmad Bewok//.*

Proyek jl. Tipar Jaya Jambe Kabupaten Tangerang diduga Pakai Paving Blok KW dan Tanpa KIP

By On Minggu, Mei 07, 2023

jln tipar jaya sedang dikerjakan oleh kontraktor.

Kab.Tangerang,| xbintangindo.com

Proyek pembangunan jalan Sanwani Tipar Jaya kecamatan Jambe Kabupaten Tangerang diduga Pakai Paving Blok KW (kwalitas) kurang bagus, pemberian pasir batu (sirtu) tidak maksimal dan Tanpa papan informasi (KIP) keterbukaan informasi publik.


Menurut aktivis kabupaten Tangerang, Dody, "Pekerjaan jalan paving blok yang sudah tiga hari di kerjakan dan kini sudah mencapai 50 persen sampai sekarang masyarakat belum pernah tau tentang anggaran yang di keluarkan pemerintah karena tidak terpasangnya papan informasi di lokasi pekerjaan." Ujar Dody. Minggu 07/05/23.


Lanjut Dody," saya lihat jenis paving blok yang dipasang di jalan Sanwani tipar jaya kecamatan Jambe kabupaten Tangerang diduga KW rendah fisik berpori, mudah pecah, dan sirtu kurang tebal tidak mencapai 0.6 cm." Sambungnya.


"Saya mohon kepada pengawas dari ekonomi dan pembangunan (Ekbang) kecamatan Jambe agar lebih ditingkatkan dalam pengawasannya sesuai tupoksinya." Harap Dody.


Amin selaku kepala tukang saat dikonfirmasi mengatakan. "Iya pak papan proyek nya belum terpasang informasinya besok, terkait upah, "yah kalau upah sih  relatif kecil pak..!",,  kalau petukang Rp. 130.000 kalau kenek Rp. 110.000 perharinya kalau selebih nya tanya pak camat Jambe saja lah karena beliau yang bertanggung jawab di sini, pungkasnya amin 07/05/2023

Redaksi xbi Bewok//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *