Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Anak Polisi Polres Serang, 5 Tahun Menjadi Santriwati diponpes Tebuireng 08 Petir Serang Banten, Berliana Rafa Nafisca Sudah Hafizah 30 Juz,

By On Minggu, Juni 21, 2026








Foto : Anak Polisi Polres Serang Berliana Rafa Nafisca.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Acara wisuda Hafidz dan Hafidzah Binnazar XIII dan Bilghaib 30 juz IX Harflah Akhirhusanah (MA) Angkatan VI di pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kabupaten Serang Banten berjalan Hidmat dan sukses.

Menurut Aris Widodo orang tua atau wali santriwati Berliana Rafa Nafisca,  " saat melihat anak bersama hafidz dan Hafidzah lainnya diatas panggung, ya..allah, bukan main kebahagiaan dihati ini, tak terasa air mata menetes begitu pula ibunya tampak terlihat senyum bahagianya, begitu pun saya lihat wali santri lainnya, tak henti-hentinya saya ucapkan terima kasih kepada Allah SWT. " Ujar Aris Widodo.






"Saya bekerja sebagai pengabdi ke masyarakat dan negara (Polisi Polres Serang) Alhamdulillah bisa menyekolahkan anak ke pondok pesantren, sudah 5 tahun putri saya Berliana Rafa Nafisca menjadi santriwati di pondok pesantren Tebuireng 08 Petir, Alhamdulillah anak kami betah belajar dan didik oleh dewan guru pengurus pondok pesantren Tebuireng 08. " Kata Wali santriwati.


Aris Widodo mengucapkan terima kasih atas bimbingan, pembinaan dan didikannya yang diberikan dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kepada anaknya.


" Saya Aris Widodo dan keluarga mengucapkan terima kasih kepada dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir yang selama ini penuh kesabaran dalam membimbing, membina dan mendidik serta mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada khususnya anak saya Berliana Rafa Nafisca hingga menjadi  Hafidzah, semoga apa yang diberikan oleh dewan guru dan pengurus pondok pesantren Tebuireng 08 Petir kepada santri dari santriwati menjadi catatan baik oleh Allah SWT... Amien..!" Ucap Aris Widodo.

Masyarakat Antusias Hadiri Peringatan  Hari Lahir dan wafatnya Sang proklamator Bung Karno Persiden RI pertama di Perumahan Cikande Permai

By On Minggu, Juni 21, 2026








Acara hari lahir dan wafatnya Sang proklamator Ir. Soekarno di lapangan Cikande Permai kabupaten Serang Banten.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Bulan Juni merupakan bulan dimana hari lahir dan wafatnya sang proklamator Bangsa Indonesia Ir sukarno (Bung Karno), DPP PDIP melalui Anggota DPRD kabupaten Serang Fraksi Partai PDI Perjuangan menggelar acara yang bertajuk "Bulannya Bung Karno" Yang berlokasi di Lapangan Perumahan Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang pada Minggu, (21/06/2026) 





Acara peringatan Bulan Ir Sukarno Bung Karno tersebut di meriahkan oleh berbagai festival seni budaya, mulai dari reog ponorogo, kuda lumping, debus, pencak silat dan lain sebagainya. 


Acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh penting di kabupaten Serang, diantaranya, Joko Santoso SE., anggota DPRD kabupaten Serang, Kepala Desa Cikande Permai beserta prangkat desa serta BPD, dan Paguyuban Seni Nusantara Cikande Permai, dan para pendekar dari berbagai perguruan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya yang turut serta menyaksikan ramai dan meriahnya acara peringatan bulan Bung Karno. 


Anggota DPRD kabupaten Serang Joko Santoso SE., menyampaikan, " Kegiatan peringatan bulan Bung Karno bukan hanya mengenal dan mengenang sosok sang proklamator bangsa Indonesia tapi juga menampilkan dan melestarikan seni budaya yang ada di Indonesia. 


"Bulan Juni ini dikenal dengan bulan Bung Karno, Karena di bulan Juni ini tercetus hari lahir Pancasila yang salah satu mengisi terbesarnya adalah Bung Karno yang kedua Bung Karno juga lahir di tanggal 6 Juni yang ketiga beliau wafat juga di tanggal 21 Juni pada hari ini. Jadi ini satu rangkaian di mana kita dari DPC partai menggerakkan semua kegiatan yang bisa menyentuh terhadap masyarakat langsung,"ujar Joko Santoso SE. 


Lebih lanjut ia mengatakan, "Dan di sini salah satu simbol Trisakti dari Bung Karno secara politik kepribadian dalam kebudayaan ini salah satunya budaya yang kita tonjolkan kesenian karena Urban itu masuk ada Reog Ponorogo, ada kuda lumping dari Jawa Timur dan Jogja dan lain sebagainya ini bentuk dari pengabdian kita terhadap pelestarian kebudayaan yang ada di masyarakat,"imbuhnya.


Tak hanya itu, pada acara peringatan bulan Bung Karno ada juga peluncuran sebuah paguyuban yang bernama "Paguyuban Seni Nusantara Cikande Permai" Dimana di Kabupaten Serang khususnya Perumahan Cikande Permai mempunyai wadah untuk para pecinta seni budaya. 


"Ini ada persatuan seni budaya yang baru diluncurkan yaitu Paguyuban Seni Nusantara Cikande Permai, dan sekaligus kita memberikan fasilitas karena jangan sampai mereka punya keinginan tapi nggak punya arena untuk dijadikan keseniannya mudah-mudahan ke depan seni budaya semakin di cintai oleh semua kalangan, penontonnya itu banyak sekali terutama anak-anak muda anak-anak kecil anak-anak sekolah dan kebetulan sekarang libur sekolah jadi di tengah ekonomi yang lagi kurang baik mereka dapat melihat hiburan yang mudah mudahan juga bisa turut andil melestarikan seni budaya,"Tutur Joko Santoso. 


Masih Joko Santoso, "Mudah-mudahan kesenian ini bisa tumbuh dan tentunya kami di DPRD akan mencari fasilitas untuk bisa mengembangkan, kita akan ada di sini Saya ingin ada sanggar seni juga yang bisa melestarikan kebudayaan. kalau tidak, nanti jangan sampai di 50 - 30 tahun yang akan datang anak-anak sudah enggak bisa ngelihat seni budaya. karena generasinya sudah tidak ada yang mau belajar, jadi harapan saya kesenian ini terus maju ada fasilitas dari pemerintah daerah yang bisa sebagai ajang mereka latihan dan target terakhir adalah Saya mau anak-anak ini ada yang berlatih silat ada yang berlatih Reog ada yang berlatih debus ada yang berlatih kuda lumping dan semuanya,"Pungkasnya.


Peringatan bulan Bung Karno akan digelar pula Haul Bung Karno atau istigosah memperingati bulan Bung Karno nanti malam di lapangan Futsal Cikande Permai.

Ahmad bewok xbi//.*

Acara Wisuda & Pelepasan 195 Siswa/i Yayasan Ahkamul Hakimin Yaumin Perum Cikande Permai Blok JF kp Pabuaran Kec.Cikande Kab. Serang berjalan lancar dan Sukses

By On Minggu, Juni 21, 2026






Foto : Saat acara wisuda dan pelepasan siswa-siswi YPAI Ahkamul Hakimin Yaumin perumahan Cikande Permai.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Pelepasan siswa-siswi Yayasan pendidikan Agama Islam Ahkamul Hakimin Yaumin tahun 2025 / 2026 melepaskan siswa siswi sebanyak 195 orang, acara tersebut dihadiri oleh tamu undangan, para wali murid, pengurus yayasan Yaumin, dewan guru, Tokoh masyarakat, Tokoh agama dan warga sekitar antusias tak ingin ketinggalan  menyaksikan keseruan siswa-siswi tampil sesuai kemampuan , kepiawaian dengan prestasinya. Sabtu, 20 Juni 2026.





Dalam sambutannya Ahmad chotib Sp. selaku ketua panitia acara mengucapkan terimakasih kepada seluruh yang terlibat dalam acara pelepasan dan wisuda siswa-siswi YPAI Ahkamul Hakimin Yaumin,


 " terimakasih saya ucapkan kepada semua tamu undangan, dewan guru Yaumin dan para wali murid yang dapat hadir di sini, ucap Ketua Panitia.





Lanjut Ketua Panitia, " Alhamdulillah berkat bantuan, motivasi dan doa terbaik dari semua pihak acara wisuda dan pelepasan murid 2025-2026 sebanyak 195 orang berjalan dengan lancar dan sukses." Kata ketua panitia.





Masih dengan ketua panitia, " Dalam kesempatan ini sekaligus saya menginformasikan kepada yang hadir khususnya bahwa yayasan Ahkamul Hakimin Yaumin sudah dibuka untuk Mdt, MI, Mts, MA, SMK. " Ujar ketua Panitia.


Ditempat yang sama Ustadz Haris Ubaidillah S. Pd. I ketua dakwah Yayasan Yaumin menjelaskan jika program unggulan yang di ajarkan kepada siswa-siswi di Yayasan Yaumin yaitu belajar dan menghafal ( tahsin Al Qur'an, tahfidz Al Qur'an, sholat dhuha, kegiatan Pramuka, kegiatan paskibra dan pencak silat serta marawis). " Jelasnya .


Menurut ustadz Haris Ubaidillah pendidikan ilmu pengetahuan dunia itu penting tapi lebih penting adalah pendidikan akhlak dan pendidikan kejujuran pelajaran serta didikan itulah yang akan di cetak kepada  siswa-siswi Yaumin," tutur Ustadz  haris Ubaidillah.


Masih dengan Ustadz Haris Ubaidillah. " sekolah Yaumin memberikan pendidikan seimbang baik pendidikan dunia dan akhirat." Tegasnya.


Dilokasi acara Juleha perwakilan orang tua murid saat dikonfirmasi wartawan menyampaikan rasa terimakasih kepada para dewan guru.


"Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada dewan guru sekolah Yaumin yang telah mengajarkan ilmu yang bermanfaat dan mendidik anak saya, " ucap Juleha.


harapan Juleha kepada para orang tua yang mempunyai anak jenjang pendidikan saran saya daftarkan anak anak di didiknya di sekolah Yaumin karena di sekolah ini yang mengedepankan akhlak dan ibadah Serta pondasi agama yang kuat sehingga kelak insya Allah anak kita ketika lulus dari sekolah Yaumin menjadi insan yang baik sukses dunia dan akhirat. " Tutur Juleha.


Perlu diketahui Yayasan Pendidikan Agama Islam Ahkamul Hakimin Yaumin beralamat di Perumahan Cikande Permai Blok JF Kampung Pabuaran Kecamatan Cikande kabupaten Serang Banten. 


Informasi lebih lanjut para orang tua dapat menghubungi langsung ketua panitia pelaksana penerimaan siswa-siswi baru atau pindahan ke nomor Handphone. 082123895947 an. Ustadz Ahmad chotib.

Ujang Supriyatna xbi//.*

Serang Bahagia atau Serang Bersampah? Ketika Tumpukan Sampah Menguji Makna Kebahagiaan Daerah

By On Sabtu, Juni 20, 2026





Oleh: Muh Saeful Bahri 

Mahasiswa Ilmu Hukum

Kabupaten Serang selama ini mengusung jargon “Serang Bahagia” sebagai representasi daerah yang maju, nyaman, dan sejahtera. Namun, di balik slogan yang terdengar indah tersebut, masih terdapat persoalan mendasar yang menjadi sorotan masyarakat, yakni persoalan sampah yang hingga kini belum tertangani secara optimal. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan kritis: apakah masyarakat benar-benar dapat merasakan kebahagiaan jika lingkungan tempat tinggal mereka masih dipenuhi tumpukan sampah?










Muhammad Saeful Bahri 

Fenomena sampah di sejumlah wilayah Kabupaten Serang bukan lagi persoalan estetika semata, melainkan telah berkembang menjadi masalah sosial, kesehatan, dan lingkungan hidup. Tumpukan sampah di pinggir jalan, bantaran sungai, hingga lahan kosong menciptakan pemandangan yang bertolak belakang dengan cita-cita daerah yang nyaman dan membahagiakan. Bau tidak sedap, pencemaran air, serta potensi munculnya berbagai penyakit menjadi dampak nyata yang dirasakan masyarakat.


Dari perspektif hukum, persoalan sampah sesungguhnya telah memiliki landasan yang jelas. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah mengamanatkan bahwa pengelolaan sampah harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh, dan berkelanjutan. Pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk menjamin terselenggaranya pengelolaan sampah yang baik demi menciptakan lingkungan yang sehat. Dengan demikian, persoalan sampah bukan sekadar isu kebersihan, tetapi juga menyangkut pemenuhan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana dijamin dalam konstitusi.


Ironisnya, di tengah semangat pembangunan dan berbagai program daerah, persoalan sampah masih menjadi pekerjaan rumah yang belum terselesaikan. Jargon “Serang Bahagia” seharusnya tidak hanya hadir dalam baliho, spanduk, atau pidato seremonial, tetapi harus tercermin dalam kondisi nyata yang dirasakan masyarakat. Kebahagiaan publik tidak dapat diukur hanya dari pembangunan fisik, melainkan juga dari kualitas lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.


Tentu saja, tanggung jawab pengelolaan sampah tidak sepenuhnya berada di pundak pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, melakukan pemilahan sampah, dan menjaga kebersihan lingkungan juga menjadi faktor penting. Namun, kesadaran masyarakat harus didukung oleh sistem pengelolaan sampah yang memadai, sarana yang cukup, serta penegakan hukum yang konsisten terhadap pelanggaran lingkungan.


Sudah saatnya Pemerintah Kabupaten Serang menjadikan persoalan sampah sebagai agenda prioritas, bukan sekadar isu pelengkap pembangunan. Sebab, kebahagiaan masyarakat tidak akan lahir dari slogan semata. Kebahagiaan sejati hadir ketika masyarakat dapat menikmati lingkungan yang bersih, sehat, dan terbebas dari persoalan sampah yang terus berulang.


Pada akhirnya, jargon “Serang Bahagia” akan kehilangan makna apabila realitas yang dihadapi masyarakat justru adalah tumpukan sampah di berbagai sudut wilayah. Kebahagiaan bukanlah kata-kata, melainkan kondisi yang harus diwujudkan melalui kebijakan yang nyata, pelayanan publik yang efektif, dan lingkungan yang layak bagi seluruh warga Kabupaten Serang. Jika persoalan sampah masih menjadi pemandangan sehari-hari, maka yang muncul bukanlah "Serang Bahagia", melainkan pertanyaan besar tentang sejauh mana kebahagiaan itu benar-benar dirasakan masyarakat.

Saat Eksekusi Pasar Cisoka, Camat Cisoka dan Satpol-PP disebut "GILA" oleh Wanita Berjilbab

By On Sabtu, Juni 20, 2026









Petikan dalam video saat wanita berjilbab berteriak-teriak ke Satpol-PP dan camat Cisoka. 

Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Beredar video saat Eksekusi pembongkaran pasar Cisoka seorang wanita berjilbab mengamuk sambil berteriak-teriak di depan puluhan petugas Satpol-PP dan camat Cisoka Sumartono,  menuntut pengganti ganti rugi atas bangunan pasar yang ditempatinya. Sabtu, 20/06/26.











Petikan dalam video, Camat Cisoka sumartono 

Dalam video berdurasi (0.58 detik) wanita berjilbab tersebut tampak terlihat raut wajah kesal terhadap petugas Satpol-PP dan camat Cisoka.

" Saya tanya pergantian ini ada atau gak, lalu wanita berjilbab tersebut menghampiri camat Cisoka yang kebetulan beliau menyaksikan eksekusi pembongkaran pasar Cisoka, lanjut wanita tersebut berteriak dihadapan camat Cisoka, dapat berapa bapak dari Wiliam... dapat berapa bapak dari Wiliam...?" Tanya seorang wanita berjilbab tersebut kepada camat Cisoka yang terlihat diam tak mengeluarkan sepatah kata pun.








Lanjut, "  jangankan pasar, saya bangun mall pun saya mampu...!" Ucap wanita berjilbab.


" Bapak"GILA"  tau gak pak Satpol-PP juga "GILA " (sambil menunjuk-nunjuk tangannya ke muka Sumartono) saya ini minta pergantian bapak saya tunggu dari semalam tapi bapak gak ada, GILA lu ya bapak mau bapak apa, mau bapak apa, dari Satpol-PP mingkem semuanya." Ucap wanita berjilbab dalam video.


Walaupun perdebatan panjang pedagang pasar Cisoka dengan petugas keamanan, eksekusi pembongkaran bangunan pasar Cisoka terus berjalan.


Camat Cisoka sumartono saat dikonfirmasi wartawan nomor wartawan xbintangindo.com di blokirnya.

Red xbi//.*

Orang Tua Murid Mengucapkan Terima Kasih kepada Dewan guru yang telah mendidik, Mengajarkan ilmu yang bermanfaat kepada anak kami,

By On Sabtu, Juni 20, 2026









Foto : Muhammad Nurhadi Raffi saat menerima trophy dan piagam prestasi dari dewan guru SMPN 2 Kopo.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

SMPN negeri 2 kopo menggelar acara pelepasan wali murid tahun ajaran 2025-2026, yang berlokasi di kampung pasir Munjul desa gabus kecamatan kopo kabupaten serang Banten, dalam acara tersebut orang tua wali murid berterimakasih kepada guru-guru yang telah mendidik dan mengajarkan ilmu yang bermanfaat bagi anak-anak mereka, Sabtu 20 juni 2026


Hal tersebut disampaikan orang tua murid Alpian beserta istri tercinta nya Siti Maesaroh, sangat berterimakasih kepada segenap guru-guru dan kepala sekolah (kepsek) yang telah mengajarkan pendidikan ilmu yang bermanfaat kepada anak saya Muhamad hadi Raffi yang kini menjadi peringkat juara pertama di sekolah SMPN negeri negri 2 kopo,


Dan hal tersebut juga di sampaikan pimpinan redaksi media xbintangindo.com, dimas agung mardika selamat kepada Ade Raffi semoga prestasi yang diraih menjadikan motivasi untuk meraih kesuksesan di masa depan nanti, dan bisa mempertahan kan nya.

Ahmad bewok xbi//.*

Wujud Kebersamaan Orang Tua Murid  dan Sekolah SDN Parigi  di Acara Pelepasan Murid Kelas VI

By On Sabtu, Juni 20, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

SDN Parigi Kecamatan Cikande Serang menyelenggarakan kegiatan Pelepasan Murid Kelas VI dan Pentas Seni Murid Kelas I–V Tahun Pelajaran 2025/2026 pada Sabtu  (20/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh meriah  dan kekeluargaan tersebut menjadi momentum apresiasi atas proses belajar peserta didik selama satu tahun pelajaran sekaligus pelepasan bagi 44  murid kelas VI yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar.





Selain menjadi momen pelepasan bagi murid kelas VI, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi murid kelas I hingga V untuk menampilkan berbagai pertunjukan seni sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi, kreativitas, dan hasil pembelajaran yang telah mereka peroleh selama satu tahun pelajaran.




Dalam laporan panitia acara yang disampaikan oleh perwakilan orang tua/wali murid, Eti Suhaeti, dijelaskan bahwa kegiatan tersebut lahir dari kesepakatan dan kebersamaan seluruh orang tua/wali murid yang menginginkan adanya ruang apresiasi bagi anak-anak sekaligus memberikan kenangan yang baik bagi murid kelas VI sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.






"Kegiatan ini lahir dari kebersamaan dan kesepakatan seluruh orang tua/wali murid. Kami memiliki keinginan yang sama untuk memberikan ruang apresiasi bagi putra-putri kami yang telah belajar dan berjuang selama satu tahun pelajaran serta memberikan kenangan yang indah bagi murid kelas VI," ujar Suhaeti.


Menurutnya, penyelenggaraan kegiatan merupakan hasil komunikasi dan musyawarah yang baik antara orang tua/wali murid, komite sekolah, dan pihak sekolah sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan lancar.


Acara pelepasan siswa-siswi SDN Parigi di hadiri pengawas Kecamatan Cikande  H. Muhamad Khudorohman S Pd, M PD dan DR. Hj. Siti Laela, S Pd M Pd pengawas Kecamatan Cikande sebelumnya didampingi Kepala Sekolah SDN Parigi Rusmiati , SPd.


Suhaeti  juga menegaskan bahwa pembiayaan kegiatan dihimpun secara sukarela dari orang tua/wali murid sesuai kemampuan masing-masing. Semangat yang dibangun bukan terletak pada besar kecilnya kontribusi yang diberikan, melainkan pada nilai kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak.


"Seluruh biaya kegiatan dihimpun secara sukarela dari orang tua/wali murid sesuai kemampuan masing-masing. Semangat yang dibangun bukanlah besar atau kecilnya kontribusi, melainkan kebersamaan dan kepedulian demi terlaksananya kegiatan yang bermanfaat bagi anak-anak kita," ungkapnya.


Panitia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan, baik melalui tenaga, pikiran, waktu, maupun bentuk dukungan lainnya. Apresiasi turut diberikan kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang selama ini mendampingi peserta didik dalam proses pembelajaran.


Kegiatan Pelepasan Murid Kelas VI dan Pentas Seni Murid Kelas I–V SDN Parigi Tahun Pelajaran 2025/2026 menjadi bukti bahwa sinergi antara sekolah, orang tua, komite sekolah, dan masyarakat dapat menghadirkan kegiatan yang positif dan bermakna bagi peserta didik. Semangat kebersamaan yang terbangun diharapkan terus terjaga sebagai modal penting dalam mendukung pendidikan dan perkembangan anak-anak di masa yang akan datang.

Eksekusi Pasar Cisoka Berlangsung Sengit, Pedagang Berikan Perlawanan, Camat Cisoka Jadi Penonton

By On Sabtu, Juni 20, 2026





Kabupaten Tangerang - Proses eksekusi Pasar Cisoka yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang berlangsung sengit dan mendapat perlawanan dari sejumlah pedagang, Jumat (19/06/2026).


Sebelum pelaksanaan eksekusi, pemerintah daerah telah melakukan negosiasi dengan para pedagang selama tiga hari. Namun, karena tidak tercapai kesepakatan, eksekusi akhirnya dilakukan dengan menurunkan dua unit alat berat ekskavator yang didukung pengamanan ketat dari aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP Kabupaten Tangerang.


Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Camat Cisoka, Kapolsek Cisoka, jajaran Polresta Tangerang, serta personel Satpol PP Kabupaten Tangerang.


Negosiasi yang berlangsung cukup alot akhirnya berujung pada pelaksanaan eksekusi. 


Sebelum tindakan dilakukan, Satpol PP selaku penegak peraturan daerah membacakan dasar hukum dan peraturan yang menjadi landasan pelaksanaan eksekusi.


Camat Cisoka, Sumartono, terlihat terus mengawal jalannya proses eksekusi pasar yang akan direlokasi ke pasar baru yang telah lama disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Lokasi pasar baru tersebut berada tidak jauh dari pasar lama.


"Kami sudah melakukan negosiasi selama tiga hari. Sebelumnya juga telah dilakukan berbagai upaya persuasif kepada para pedagang. Namun hingga akhirnya pemerintah daerah harus turun tangan untuk melaksanakan eksekusi," ujar Sumartono.


Hingga berita ini diterbitkan, proses eksekusi Pasar Cisoka masih berlangsung.

Kebakaran Lahan di kp. Buah RT. 16/03 Desa Majasari Jawilan Serang Gegara Orang iseng

By On Jumat, Juni 19, 2026









Suma melaporkan kejadian kebakaran di kampung buah Jawilan.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Kebanyakan lahan yang ditumbuhi ilalang/ rumput liar di kampung Buah RT. 16/03 Desa Jawilan kabupaten Serang Banten diduga sengaja dibakar oleh orang iseng. Jumat 19/06/26.


Ratusan warga desa Majasari bersama pemerintah Desa Majasari bergotong-royong untuk memadamkan api yang sudah membesar dilahan kosong tersebut.


" Diketahui ada kebakaran lahan kosong tersebut dari informasi warga jika dilahan kosong kampung buah terjadi kebakaran, spontan ratusan warga bergotong-royong untuk memadamkan api, karena dikhawatirkan api menjalar ke pemukiman warga kampung Buah, kata Suma.


Lanjut Suma, " dari usaha warga dalam proses memadamkan api dengan alat seadanya ternyata api tidak dapat dijinakkan, api semakin membesar dan memerambah ke lokasi dekat dengan permukiman, selang beberapa jam pihak pemadam kebakaran datang ke lokasi kebakaran, bersama warga pihak pemadam kebakaran bersemangat untuk memadamkan api, Alhamdulillah api dapat dipadamkan. " Lanjut Suma.


"Walaupun api sudah padam puluhan warga  tetap berjaga khawatir bekas api menyala kembali, karena di lokasi tersebut angin kencang lahan mudah terbakar." Ujarnya.


" Semoga tidak ada lagi orang yang iseng yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, semoga orang yang iseng diberikan kesadaran dan tidak mengulangi perbuatannya kembali karena ulahnya." Tuturnya.

Red xbi//.*

Laka Lantas di Tigaraksa Sebabkan Satu Orang Meninggal, Polresta Tangerang Amankan Pengendara Mobil*

By On Jumat, Juni 19, 2026





Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Personel Satlantas Polresta Tangerang melaksanakan penyelidikan peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Syekh Nawawi, Matagara, Kecamatan Tigaraksa, Jumat (19/6/2026) sekitar jam 08.00 WIB. 


Kasat Lantas Polresta Tangerang AKP Fery Oktaviari Pratama mengatakan, kecelakaan tersebut melibatkan satu unit sepeda motor dan satu unit kendaraan Innova. 


Akibat kecelakaan itu, pengendara motor seorang perempuan berinisial M (45), warga Perumahan Permata Tigaraksa, meninggal dunia. 


"Korban mengalami luka di bagian kepala," kata Fery. 


Fery menambahkan, untuk pengendara mobil seorang pria berinisial L (56), warga Gunung Sindur, Bogor, telah diamankan berikut kendaraannya. L kini sedang menjalani pemeriksaan. 


Fery menerangkan, saat ini petugas dari Unit Gakkum Satlantas Polresta Tangerang masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan saksi dan pengendara mobil. Petugas juga mencari bukti petunjuk lain guna mengetahui secara pasti kronologis peristiwa tersebut. 


"Pemeriksaan dan penyelidikan masih kami lakukan, agar kronologis dapat diketahui secara pasti," ujar Fery.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *