Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
Wanita di Ciruas diduga Korban Rudal Paksa Temannya Masih Mengalami Depresi

By On Kamis, Februari 26, 2026









KAB. SERANG – xbintangindo.com --dikutip dari media online bantennews.co.id -- Seorang perempuan berinisial S (23), warga Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, diduga menjadi korban rudapaksa oleh temannya. Fakta mengejutkan terungkap setelah dokter memastikan S hamil empat bulan.


Keluarga mengetahui kondisi tersebut saat S mengeluhkan nyeri perut. Mereka sempat membawanya ke klinik dan menerima dugaan awal adanya tumor.


Namun, dokter spesialis kandungan di RSUD Banten memastikan hasil berbeda setelah melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG).


“Dokter bilang itu bukan tumor, tapi bayi. Usia kandungannya sudah empat bulan. Saya syok dan menangis,” ujar E, ibu korban, Selasa (24/2/2026).


Setelah mengetahui kehamilan itu, E mengajak putrinya berbicara secara perlahan untuk mencari tahu siapa yang harus bertanggung jawab. S kemudian menyebut seorang pria berinisial J, yang ia kenal sebagai teman.


Menurut pengakuan S kepada ibunya, peristiwa dugaan rudapaksa terjadi sekitar November 2025 di lapangan belakang Kantor Kecamatan Ciruas. E menegaskan, hubungan keduanya sebatas pertemanan dan tidak memiliki relasi khusus.


Keluarga juga sempat melihat percakapan WhatsApp yang menunjukkan mereka bukan pasangan.


“Anak saya bilang dia dipaksa. Sudah berontak dan bilang jangan, tapi tidak kuat melawan,” kata E.


E menuturkan, J kerap meminjamkan sepeda motor kepada S untuk mengantar kue dagangan keluarga. Ia menduga peristiwa itu terjadi saat salah satu kesempatan tersebut.


Keluarga mendatangi Polres Serang pada 22 Februari untuk melapor. Namun, S belum bersedia memberikan keterangan sehingga penyidik belum memproses laporan lebih lanjut.


E menyebut putrinya kesulitan berkomunikasi dan meminta pendampingan polisi wanita.

Red xbi//.*

Tim Reserse Mobil (Resmob) Polres Serang Meringkus Spesialis Jambret Jalan Raya Serang –Jakarta.

By On Rabu, Februari 25, 2026






Kab, Serang xbintangindo.com

Tim Reserse Mobile (Resmob) Satreskrim Polres Serang berhasil meringkus Romli alias Doyok, 49 tahun, pelaku spesialis jambret yang sering  beraksi di jalur padat kendaraan Jalan Raya Serang–Jakarta.


 Pelaku ditangkap di kediamannya di Kampung Dumus, Desa Pematang, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Selasa 24 Februari 2026 dini hari.

 

Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari laporan korban pasangan suami-istri yang menjadi sasaran aksi jambret pada Minggu (15/2/2026) di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Kampung Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Banten.


Kapolres Serang, AKBP  Dr, Andri Kurniawan, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi saat korban bersama istrinya, Kursita, mengendarai sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi A-6378-FX mau  pulang ke rumah.

 

“Korban dipepet oleh pelaku yang mengendarai sepeda motor. Saat posisi berdampingan, pelaku langsung menarik tas selempang warna cokelat yang dipakai korban hingga talinya putus, kemudian pelaku melarikan diri,” ujar Kapolres didampingi Kasatreskrim AKP Andi Kurniady ES, Rabu 25 Februari 2026.


Akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp7 juta. Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai dan 2 unit handphone milik korban. Usai kejadian, korban segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Ciruas untuk ditindaklanjuti.

 

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Resmob Polres Serang yang dipimpin Ipda Athallah Thoriq bersama Bripka Sutrisno melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi di lapangan.

 

“Berdasarkan hasil penyelidikan dan informasi dari masyarakat, identitas pelaku berhasil kami kantongi. Tim kemudian bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku saat sedang tidur di rumahnya,” kata AKBP Andri .

 

Pada saat dilakukan penangkapan, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau, golok serta motor jenis Honda CB yang diduga kerap digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya. Senjata tajam tersebut disimpan pelaku untuk berjaga-jaga apabila aksinya diketahui dan korban melawan.


Hasil pemeriksaan sementara, Romli mengakui telah melakukan aksi jambret seorang diri sebanyak delapan kali di sepanjang Jalan Raya Serang–Jakarta. Ia menyasar pengendara motor yang melintas di jalur sepi maupun padat kendaraan.

 

“Pelaku ini merupakan spesialis jambret yang sudah berulang kali beraksi. Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui kemungkinan adanya pelaku atau korban lain,” tegas Kapolres.

 

AKBP Andri Kurniawan juga memastikan pihaknya tidak akan memberikan ruang 1 centipun bagi pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polres Serang.

 

“Kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan,” tandas Alumnus Akpol 2006.

Dapur MBG di Pamarayan Kab. Serang diduga Milik Hj. Tuti Berikan Makanan Berjamur kepada Murid-murid

By On Rabu, Februari 25, 2026










Foto : Roti berjamur 

Kab. Serang, xbintangindo.com --

 ORANG TUA WALI MURID SDN 1 PAMARAYAN kampung Bojong RT 09/RW 03 Desa Pamarayan kecamatan Pamarayan kabupaten Serang Banten. keluhkan makanan bergizi (MBG ) yang yang diberikan dapur MBG diduga milik Hj. Tuti kepada siswa dengan makanan (Roti) tidak layak konsumsi. Rabu. 25/02/26.


Salah satu dapur MBG di wilayah kecamatan Pamarayan (Hj. Tuti-Red) memberikan roti yang sudah berjamur dan tidak layak konsumsi.


Menurut wali siswa yang Mengeluhkan mengatakan," Makanan bergizi diberikan untuk tiga hari  namun makan tersebut roti di berikan yang sudah berjamur dan tidak layak konsumsi, ini mah bukan makanan bergizi, masa iya makanan bergizi kok berjamur, ini mah bukan bergizi tapi makanan beracun. Orang tua murid menyangkan dengan pengelola MBG yang kurang higienis dan tidak mengedepankan gizi." Kata wali siswa.

 

"Ia bener pak,  itu anak saya diberikan makanan bergizi tapi makanan nya sudah bau dan berjamur, rotinya berjamur pak,"  tutur orang tua murid.


Lanjutnya" MBG ini tidak sesuai dengan yang diberikan pemerintah kepada pengelola anak saya dapat MBG berupa.

 Roti 1

Telor sudah Mateng 2 biji

Susu kotak Indomilk 1 

Jeruk 2 biji. Dan kurma 4 biji 

Itu buat tiga hari pa.

Sudah MH roti ny tidak bisa di konsumsi .

Kami berharap Kepada pemerintah agar mengawasi dapur dapur MBG  yang memberi kan makanan asal asalan kepada anak anak sekolah.tutup warga.

Red xbi//.*

Tekan Inflasi, Polres dan Disperindag Cilegon Terus Pastikan Harga Bapokting Tetap Stabil dalam menjelang bulan suci ramadhan.

By On Rabu, Februari 25, 2026






CILEGON – Satgas Pangan Kepolisian Resor (Polres) Cilegon  bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) serta UPT Pasar blok f Kota Cilegon terus melakukan pemantauan harga dan stok Bapokting di sejumlah titik wilayah setempat. 


Langkah itu dilakukan sebagai upaya menekan laju inflasi daerah serta memastikan harga bapokting tetap sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET) serta stok tersedia.

Kegiatan pemantauan tersebut dilaksanakan di beberapa lokasi, pasar blok f kota cilegon, Rabu (25/2/2026) pagi.


mengatakan pemantauan rutin ini merupakan bentuk koordinasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bapokting tetap aman di pasar tradisional dan ritel modern.


Kasat Reskrim Polres Cilegon, AKP YOGA TAMA S.Tr.K., S.I.K., M.Sc., mengatakan “Kami memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan situasi untuk meraup keuntungan berlebih sehingga harga melebihi harga eceran tertinggi (HET). Pengecekan ini juga dilakukan guna menjamin stok bapokting aman menjelang akhir tahun yang dilakukan setiap hari,” ujarnya. 


Dari hasil pemantauan di Pasar Blok f kota cilegon


*1.  Nama  Pedagang Pengecer toko Munah*

* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab Sdr. Munah

* Nomor HP 087809521322

* Alamat Jl. Pasar blok f, kota Cilegon banten

* Jenis Usaha Pedagang ecer

* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

* Pengawasan Harga Pangan:

a. *Telor ayam*

- Harga jual di lapangan: Rp.32.000/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.30.000/Kg;

- Selisih Rp.2.000,-(seribu rupiah)

- Keterangan: Sesuai. 

b. *Minyak kita*

- Harga jual di lapangan: Rp.15.700/liter;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.15.700/liter;

- Tidak ada Selisih

- Keterangan: Sesuai. 


*2. Nama Pedagang Pengecer Toko Joko *

* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr.Joko

* Nomor HP 081210568335

* Alamat Jl. Pasar blok f kota Cilegon banten

* Jenis Usaha Pedagang ecer

* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

* Pengawasan Harga Pangan:

a. *Beras Medium*

- Harga jual di lapangan: Rp.13.500/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.13.500/Kg;

- Tidak ada Selisih

- Keterangan: Sesuai. 

b. *Bawang putih*

- Harga jual di lapangan: Rp.45.000/liter;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.40.000/liter;

- Selisih Rp.5.000,-(lima ribu rupiah)

- Keterangan: Sesuai. 


*3. Nama Pedagang Pengecer Toko Juna *

* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr.Juna

* Nomor HP 085945447557

* Alamat Jl. Pasar blok f kota Cilegon banten

* Jenis Usaha Pedagang ecer

* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

* Pengawasan Harga Pangan:

a. *Ayam*

- Harga jual di lapangan: Rp.45.000/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.30.000/Kg;

- Selisih Rp.15.000,-(lima belas ribu rupiah)

- Keterangan: Sesuai. 


*4. Nama Pedagang Pengecer Toko Della makmur *

* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr.H.Rijal

* Nomor HP 081210568335

* Alamat Jl. Pasar blok f kota Cilegon banten

* Jenis Usaha Pedagang ecer

* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

* Pengawasan Harga Pangan:

a. *Beras Medium*

- Harga jual di lapangan: Rp.13.500/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.13.500/Kg;

- Tidak ada Selisih

- Keterangan: Sesuai. 

b. *Bawang putih*

- Harga jual di lapangan: Rp.45.000/liter;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.40.000/liter;

- Selisih Rp.5.000,-(lima ribu rupiah)

- Keterangan: Sesuai. 

c. *Kedelai impor*

- Harga jual di lapangan : Rp.16.000

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.12.000

- Selisih Rp.4.000,-(empat ribu rupiah)


*5. Nama Pedagang Ritel modern Toko Indomart *

* Nama Pemilik/ Penanggung Jawab  Sdr.Riki

* Nomor HP 085945447557

* Alamat Jl. Buyut Arman no.96 kota Cilegon banten

* Jenis Usaha Pedagang Ritel modern

* Nomor Izin usaha - (isi jika ada)

* Pengawasan Harga Pangan:

a. *Beras Medium*

- Harga jual di lapangan: Rp.13.500/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.13.500/Kg;

- Tidak ada Selisih

- Keterangan: Sesuai. 

b. *Telor ayam*

- Harga jual di lapangan: Rp.32.000/Kg;

- Harga HPP/HET/HAP: Rp.30.000/Kg;

- Selisih Rp.2.000,-(seribu rupiah)

- Keterangan: Sesuai. 


YOGA TAMA menegaskan, Polres Cilegon bersama Disperindag dan UPT Pasar akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk memastikan stabilitas harga dan stok bapokting di pasar tradisional maupun ritel modern tetap setabil disetiap harinya.


“Pemantauan berkala akan terus dilakukan agar harga dan distribusi beras di pasar tradisional maupun ritel modern tetap sesuai dengan HET,” katanya.*

Aksi Pencurian Motor di Kp. Laes Jawilan Terekam CCTV

By On Selasa, Februari 24, 2026







Serang, xbintangindo.com --

Motor milik Bos tutur pemilik agen sembako  asal  kp.laes Desa kareo kecamatan jawilan kabupaten Serang Banten raib digondol maling kejadian tersebut jelas terekam cctv. 24/02/26.





Dalam Rec cctv tersbut pelaku berjumlah emapat orang memakai motor Vario  berplat p . kejadian tersebut  sangat cepat singkat dan motor korban yang terparkir di garasi depan rumah di gondol maling begitu saja. Ujarnya.


Ketua RT setempat menjelaskan." ia pak informasi itu benar, jika motor bapak Tutur agen  sembako di bawa maling , kejadian tersebut sakitar JM 4:14 wib sehabis sahur. saat itu posisi  motor ada di garasi dan dalam posisi terkunci .pas kami liat di cctv itu pelaku berjumlah empat orang menggunakan dua motor ber pLat nomor P dan  berboncengan.kata Tutur.


Lanjutnya  "Selang berapa menit motor langsung di tarik  pelaku dan langsung di bawa kabur. sempat ketauan pemilik dan dinteriaki "maling maling" oleh pemilik terus warga ber hamburan keluar namun motor begitu Cepat di bawa kabur oleh si pelaku" ujar ketua RT.


Masih dengan ketua RT" mana motor baru beli  belum turun plat nomornya saya sangat prihatin sama  pak Tutur. semoga bapak Tutur di berikan kesabaran, ketabahan dan semoga  motor nya cepat ketemu lagi.aaminn," Ujarnya.


"Saya menghimbau kepada masyarakat agar selalu hati - hati dan waspada saat memarkirkan motor dimana saja gunakan konci ganda saat memarkirkan motor, karena kejahatan bisa terjadi  kapan saja dan juga tetap waspada apa lagi ini menjalang hari raya kejahatan semakin meraja Lela." Himbaunya.


Saya berharap semoga kejadian seperti ini tidak terulang kembali."ujar pak RT setempat.

Apeng xbi//.*

Keluarga Ahli Waris Wakaf  Makam Cilik Sesalkan Warga Sekitar Buang Sampah diarea Pemakaman Kp. Kuaron Citerep Ciruas

By On Selasa, Februari 24, 2026










Foto : Sampah rumah tangga yang berserakan di sekitar area TPU Makam Cilik.

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Keluarga Ahli waris yang mewakafkan tanahnya untuk tempat pemakaman umum (TPU) Makam Cilik kampung kuaron Desa Citerep Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang Banten sesalkan prilaku tak bermoral, membuang sampah sembarangan di area pemakaman umum. Selasa, 24/02/26.


Kekesalan ahli waris ketika melihat banyaknya sampah rumah tangga yang berserakan di sekitar TPU Makam Cilik kampung kuaron Citerep Ciruas.


Kekesalan ahli waris yang telah mewakafkan tersebut di unggah media sosial (medsos) Facebook akun @ Ali gala gah.


"Awalnya sampah yang berada di TPU Makam Cilik hanya sedikit saja, lalu diberikan peringatan dilarang membuang sampah di lokasi kuburan oleh ketua pemuda dan ketua RT namun tetap saja bukan nya hilang tapi bertambah banyak warga yang membuang sampah di area kuburan, sekarang lihat TPU Makam Cilik kotor dan bau karena banyak sampah." Kesal @ali gala gah.


"Saya berharap kepada warga sekitar TPU Makam Cilik untuk kesadarannya agar tidak lagi membuang sampahnya ke area TPU Makam Cilik, padahal sudah di sediakan tempat pembuangan sampah di belakang kantor Desa Citerep." Tutur @ali gala gah.

Red xbi//.*

Oknum Brimob Hantam Wajah Pelajar Mts Pakai Helm Berujung "Tewas"

By On Selasa, Februari 24, 2026





Maluku, xbintangindo.com --

Seorang oknum Brimob Polda Maluku Kompi 1 Batalyon C Pelopor bernama Bripda Masias Siahaya di Kota Tual memukul dua pelajar yang sedang kendarai motor (kakak-beradik) siswa MTSN dengan helm, adik bernama Arianto Tawakal, (14) terjatuh akibat dipukul menggunakan helm.

Setelah dirawat di RSUD, meninggal dunia. Sedangkan sang kakak (15) sempat juga dianiaya oleh yang bersangkutan, kini mengalami patah tulang tangan.


Arianto Tawakal, meninggal dunia setelah dipukul menggunakan helm oleh oknum anggota Brimob Bripda Masias Siahaya saat melintas di jalan tersebut.

Kronologinya

Ditemui di rumah duka, Kakak korban bernama Nasri Karim (15) bercerita ia dan korban sempat jalan-jalan sesuai sahur. Mereka menumpangi motor masing-masing.

Peristiwa bermula ketika Arianto bersama kakaknya, Nasri Karim (15), melintasi jalan menurun usai berputar arah dari sekitar rumah sakit.


Pada waktu yang sama, disebutkan ada rombongan kendaraan lain yang melaju kencang dan diduga tengah melakukan balap liar.

Mereka sempat melintasi jalan yang menjadi lokasi balapan liar dan dijaga anggota Brimob Bripda Masias Siahaya.

Saat turunan jalan, sepeda motor mereka melaju kencang. Saat itu, anggota Brimob Bripda Masias Siahaya dan beberapa anggota sedang memantau balapan liar.

Setibanya di TKP, korban yang berada di posisi belakang langsung dipukul dengan helm di bagian muka korban. Korban pun terjatuh dan sepeda motornya menabrak sepeda motor sang kakak yang berada di posisi depan.


Ia menuturkan, sesaat sebelum mencapai titik turunan, seorang anggota Brimob yang disebut bernama Bripda Masias Siahaya terlihat berada di pinggir jalan.

“Waktu kami sudah dekat, dia langsung loncat dari balik pohon. Langsung ayunkan helm yang dipakai, kena tepat di wajah adik saya,” tuturnya.

Nasri membantah keterlibatan dirinya dan sang adik dalam aksi balap liar tersebut. Ia menjelaskan bahwa laju motor mereka semata-mata karena kondisi jalan yang menurun.


“Kami jalan sendiri. Dari arah rumah sakit Maren kami putar balik. Memang posisi turunan jadi motor agak laju. Adik sudah bilang ada polisi di depan,” ujar Nasri.

Menurut Nasri, setelah terkena pukulan, adiknya masih sempat memegang kendali motor sebelum akhirnya kehilangan kontrol dan terjatuh.

“Dia masih pegang motor, mata sudah tertutup. Karena kena di wajah, dia hilang kendali. Motor terus melaju lalu jatuh tersungkur. Kepalanya sempat terseret di aspal. Motor adik juga tabrak saya sampai saya ikut jatuh,” katanya. 

Nasri juga menuturkan, sang adik mengalami pendarahan dari mulut dan hidung akibat benturan di belakang kepala.

Korban kemudian dievakuasi ke mobil patwal dengan kondisi kepala tergantung. Kata Nasri, tubuh adiknya dipegang oleh beberapa anggota lain sementara sebagian anggota hanya menarik pakaian korban selayaknya binatang.


Korban dibawa ke RSUD Karel Sadsuitubun. Namun nyawa korban tak tertolong setelah tiba di RS. Ia mengaku sempat diinterogasi dan diintimidasi oleh anggota Brimob Bripda Masias Siahaya.

Sementara itu, kakaknya, Nasri Karim (15), mengalami patah tulang tangan kanan dan masih dalam perawatan medis.

Kematian korban memicu kemarahan keluarga dan warga setempat yang mendatangi markas Brimob di Tual.

Pihak keluarga dan warga beramai – ramai mendatangi markas Brimob dengan Ambulance sambil menunjukkan korban almarhum Arianto Tawakal yang sudah meninggal dunia untuk menuntut proses hukum serta keadilan terhadap pelaku.

“Kalau memang salah, kenapa tidak diberikan pembinaan saja? Kenapa harus dipukul seperti binatang? Pelaku harus dihukum sesuai undang-undang yang berlaku. Kalau tidak dihukum adil, kami akan terus kawal kasus ini,” kata Moksen Ali, keluarga korban.


Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi mengatakan Bripda MS sudah dijebloskan ke Rutan Polres Tual guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai proses hukum yang berlaku.

Rositah Umasugi memastikan proses pidana terhadap terduga pelanggar, MS juga akan menjalani proses penegakan kode etik profesi Polri.

Jika dalam proses tersebut terbukti melanggar kode etik profesi Polri, Bripda MS diberikan sanksi tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dari dinas Kepolisian Negara Republik Indonesia. 
Red xbi//.*

 *PRIMA Soroti Rencana Impor 105 Ribu Pikap: Antara Penguatan Desa dan Masa Depan Industri Nasional*

By On Senin, Februari 23, 2026






Banten, xbintangindo.com --

Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara untuk mendukung Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih memicu perdebatan baru tentang arah kebijakan industri nasional.


Dengan nilai proyek yang diperkirakan mencapai Rp24,66 triliun, kebijakan ini tidak hanya dipandang sebagai pengadaan kendaraan operasional, tetapi juga sebagai cermin strategi negara dalam memanfaatkan belanja publik.


Dewan Pimpinan Pusat Partai Rakyat Adil Makmur (PRIMA) menilai, di balik rencana impor tersebut terdapat pertaruhan besar: apakah negara akan memperkuat basis produksi dalam negeri atau justru memperbesar ketergantungan pada produk impor.


Bendahara Umum Partai PRIMA, Ahmad Herwandi, menegaskan bahwa partainya mendukung penuh penguatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen distribusi logistik dan pangan di tingkat desa. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan pengadaan kendaraan tidak dilepaskan dari strategi industrialisasi nasional.


“Kami mendukung penguatan koperasi desa sebagai alat distribusi dan penggerak ekonomi rakyat. Tetapi belanja negara sebesar Rp 24 triliun lebih ini harus dilihat secara strategis. Jangan sampai niat memperkuat desa justru melemahkan industri nasional,” ujar Herwandi dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2/2026). 


*Kapasitas Produksi Nasional Dinilai Memadai*


Data Kementerian Perindustrian menunjukkan kapasitas produksi kendaraan nasional mencapai sekitar satu juta unit per tahun, termasuk kendaraan niaga ringan seperti pikap. Kebutuhan 105.000 unit untuk program koperasi desa hanya sekitar 10 persen dari kapasitas tersebut.


Bagi Herwandi, angka ini menjadi dasar argumentasi bahwa industri otomotif nasional sebenarnya memiliki kemampuan untuk memenuhi kebutuhan program tersebut.


Ia memperkirakan, jika pengadaan dilakukan melalui produksi lokal, dampak ekonomi yang tercipta bisa mencapai sekitar Rp27 triliun melalui efek berganda pada industri komponen, tenaga kerja, dan rantai pasok manufaktur.


“Kalau kapasitas nasional satu juta unit per tahun, maka kebutuhan 105 ribu unit itu sangat mungkin diproduksi di dalam negeri. Ini bukan sekadar soal teknis pengadaan, tapi soal keberpihakan pada ekosistem industri kita sendiri,” kata dia.


*Risiko Hilangnya Nilai Tambah*


Herwandi menilai, rencana impor utuh (completely built up/CBU) dari produsen India seperti Mahindra & Mahindra dan Tata Motors berpotensi mengalihkan sebagian besar nilai tambah ke luar negeri.


Industri otomotif nasional selama ini ditopang ratusan perusahaan komponen dan ribuan tenaga kerja, mulai dari sektor baja, plastik, karet, kelistrikan hingga logistik dan jasa pendukung. Jika pengadaan dilakukan secara impor utuh, maka peluang peningkatan kandungan lokal, penciptaan lapangan kerja, hingga transfer teknologi dinilai menjadi terbatas.


Menurutnya, tanpa konsistensi kebijakan, Indonesia berisiko hanya menjadi pasar konsumsi, bukan basis produksi regional yang kuat.


“Belanja negara seharusnya menjadi alat ungkit. Kalau kita impor dalam bentuk utuh, nilai tambahnya lebih banyak dinikmati negara lain. Padahal kita punya basis industri yang cukup kuat,” tegasnya. 


*Persoalan Purna Jual dan Ketahanan Operasional*


Selain aspek industri, PRIMA juga menyoroti potensi persoalan layanan purna jual. Kendaraan operasional koperasi desa akan digunakan di wilayah dengan kondisi geografis beragam, termasuk daerah terpencil.


Herwandi menjelaskan, impor utuh tanpa basis produksi atau perakitan kuat di dalam negeri dinilai berisiko menimbulkan keterbatasan jaringan bengkel resmi, ketersediaan suku cadang, hingga tingginya biaya perawatan akibat fluktuasi nilai tukar.


“Kalau suku cadang harus menunggu impor, koperasi bisa terganggu operasionalnya. Ini bukan sekadar beli mobil, tapi soal menjamin keberlanjutan distribusi logistik desa,” ujar dia. 


Sebaliknya, lanjut dia, jika pengadaan dilakukan melalui skema produksi atau perakitan dalam negeri (CKD/IKD), maka jaringan layanan purna jual, pelatihan teknisi lokal, hingga distribusi suku cadang dapat tumbuh di daerah.


Herwandi menegaskan bahwa penguatan ekonomi desa dan penguatan industri nasional bukanlah dua agenda yang bertentangan. Perdebatan mengenai rencana impor 105.000 pikap ini pun menjadi ujian konsistensi arah kebijakan ekonomi nasional: apakah belanja publik akan menjadi katalis industrialisasi atau sekadar transaksi pengadaan semata.


“Desa harus kuat, industri juga harus kuat. Keduanya harus berjalan beriringan sebagai strategi kedaulatan ekonomi bangsa. Belanja negara dalam jumlah besar harus memberi manfaat maksimal, baik bagi rakyat di desa maupun bagi pekerja dan industri di dalam negeri,” tutupnya.


*Rekomendasi PRIMA*


Sebagai solusi, PRIMA merekomendasikan agar pemerintah:

1. Mengutamakan produksi dalam negeri sepanjang kapasitas tersedia.

2. Mendorong skema perakitan lokal bila kerja sama dengan produsen asing tetap dilakukan.

3. Menerapkan kewajiban kandungan lokal (TKDN) secara progresif.

4. Memastikan pembangunan jaringan layanan purna jual nasional sebelum pengadaan dilakukan.

5. Mengintegrasikan program koperasi desa dengan strategi industrialisasi nasional.

Red xbi//.*

Komunitas Brionesia Banten Bagikan Takjil kepada Pengguna Jalan di KP3B

By On Senin, Februari 23, 2026



Banten, xbintangindo.com --

Momentun di bulan suci Ramadhan, beberapa komunitas menyisihkan sebagian rezekinya dan meluangkan waktunya untuk berbagi kepada sesama. Salah satunya komunitas Brionesia Banten Komunias ini, berbagi takjil di kota serang tempatnya di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B) minggu. (22/02/2026).











Ratusan takjil mereka bagikan kepada para pengguna yang melintas kawasan KP3B untuk mengisi berbuka puasa. 


Bantuan takjil tersebut, berasal dari para anggota komunitas brionesia Banten yang suka rela dengan ikhlas sisihkan rezekinya untuk berbagi kepada sesama dibulan Ramadhan yang suci ini.


Ari selaku Ketua Komunitas BrIonesia Banten saat dikonfirmasi wartawan mengatakan," para anggota  komunitas kami (brionesia Banten) menyisikan sedikit reskinya lalu dibelikan makanan untuk berbuka puasa (Takjil), ratusan takjil dibagikan untuk pengguna jalan yang melintas di KP3B, para tukang ojeg dan di bagikan kepada mereka." Kata Ari.


Ia berharap, kegiatan serupa bisa kembali mereka lakukan selama di bulan suci Ramadhan 1447 hijrah ini." Sambung Ari.


Salah satu Anggota komunitas brionesia Banten inisial R. menambah," semoga kita semua ini anak BrIonesia Banten selalu kasih umur panjang & kompak serta banyak Rizkynya & selalu bisa berbagi kepada yang membutuh kan, momen bulan suci Ramadhan ini indahnya berbagi, semoga kita semua sehat selalu dan kompak, SALAM BRIONESIA BANTEN," Tutur R.

Vino xbi//.*

Gerak Cepat...!" Satreskrim Polsek Pamarayan Amankan 4 Pelaku Pembacokan korban 3 Jari Putus

By On Senin, Februari 23, 2026








Foto : Empat Diduga Gengster Pelaku pembacokan korban 3 jari putus

Kab. Serang, xbintangindo.com --

Kurang dari 24 jam Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Pamarayan, polres serang, berhasil mengamankan empat (4) pelaku pembacokan yang mengakibatkan dua remaja mengalami luka bacok. (22/02/2026)


Peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 02.30 WIB di Kampung Ipik, 04 RT/RW 004/001, Desa Bandung, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.


Laporan pertama kali diterima oleh piket SPKT Polsek Pamarayan yang terhubung langsung dengan Call Center 110 Polres Serang.


Akibat kejadian tersebut, seorang pelajar berinisial A (15) mengalami luka serius pada bagian tangan hingga tiga jarinya putus akibat sabetan senjata tajam jenis golok. Sementara satu korban lainnya berinisial AD (13) mengalami luka bacok pada bagian punggung. Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis.


Berdasarkan keterangan korban dan saksi, para pelaku diketahui dan dikenali. Tim kepolisian segera melakukan upaya pencarian dan penyelidikan intensif.


Saat ini, tiga orang terduga pelaku berhasil diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna proses hukum serta pengembangan kemungkinan adanya pelaku lain.

Wendry Chaniago xbi//.*

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *