Berita Terbaru

Gejala KKN Mulai Nampak Pada Pekerjaan Pembangunan Pagar SKhN 01 Kabupaten Serang

By On Rabu, November 04, 2026

 





Kab. Serang – Proyek pembangunan pagar Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 01 Kabupaten Serang yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten menuai kritik dari lembaga masyarakat. Proyek yang baru saja dimulai ini diduga belum memenuhi ketentuan umum yang tertuang dalam Undang‑Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) serta pedoman dasar Rencana Anggaran Biaya (RAB).

 

Kritik tajam disampaikan oleh Popi Yousu, Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Organisasi Masyarakat Bratas Korupsi (LSM OMBAK). Menurutnya, pemasangan papan informasi proyek merupakan bagian persiapan wajib sebelum pelaksanaan inti pekerjaan dimulai.

 

“Sebagai bagian amanah UU KIP, sebelum dimulainya pekerjaan Papan Informasi Proyek (PIP) wajib terpasang di lokasi kegiatan,” ujarnya.

 

Berdasarkan data yang diperoleh, spesifikasi teknis tertulis mensyaratkan kedalaman pondasi minimal 80 sentimeter, sedangkan isian pondasi menggunakan beton mutu K‑225 lalu diisi sirtu hingga padat secara lapis demi lapis.

 

Setelah mencermati gambar struktur serta membandingkannya dengan pelaksanaan di lapangan melalui dokumen foto pada Selasa (03/11/2026), Popi menilai muncul gejala pengurangan kualitas pekerjaan.

 

“Melihat foto‑foto pekerjaan hari ini (3/11) dibandingkan dengan struktur gambar serta spesifikasi teknis bahan dan ukuran minimal kedalaman pondasi, indikasi sarat KKN masih jauh dari kata berkualitas,” jelasnya.

 

Saat dikonfirmasi, salah satu tenaga kerja di lokasi menyatakan bahwa kedalaman pondasi tidak semuanya mencapai minimal 80 cm, serta menjelaskan isian tidak semuanya memakai beton mutu K‑225.

 

“Karena kondisi lahannya miring, untuk isian kolom pakai cor manual,” ucap tenaga kerja tersebut.

 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dindik Provinsi Banten terkait kritik dan temuan tersebut. LSM berharap pihak terkait segera melakukan perbaikan agar pekerjaan sesuai spesifikasi yang telah direncanakan sebelum temuan ini naik menjadi laporan resmi.

(Bob/Kurniawan)

 *BPN Banten Gandeng Untirta, Perluas Kolaborasi Pengembangan SDM dan Layanan Pertanahan*

By On Rabu, November 04, 2026





Serang - xbintangindo.com  Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis menandatangani MoU (Nota Kesepahaman) bersama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa sebagai bentuk upaya membangun sinergi dan kolaborasi antarlembaga dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pertanahan, Selasa, (3/11/2026).


Harison menjelaskan bahwa salah satu kebutuhan penting dalam penyelenggaraan pelayanan pertanahan adalah peningkatan pemahaman masyarakat terhadap kebijakan, prosedur, dan mekanisme pelayanan pemerintah. Pelayanan publik, khususnya di bidang pertanahan, diharapkan dapat diakses dengan mudah, dipahami dengan baik, serta memberikan kepastian kepada masyarakat. 


"Kami berkewajiban menyampaikan kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat luas bahwa layanan yang diberikan pemerintah, khususnya di bidang pertanahan, seharusnya mudah diakses, mudah dipahami, serta tidak menimbulkan permasalahan bagi masyarakat sepanjang prosedur dan prosesnya dipahami dengan baik," jelas Harison.


Lebih lanjut, Harison menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan pertanahan melalui keterlibatan dosen, tenaga akademik, dan mahasiswa. Kolaborasi tersebut dapat diwujudkan melalui penelitian, evaluasi program, kegiatan magang, serta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik yang berorientasi pada edukasi dan sosialisasi kebijakan pertanahan kepada masyarakat.


Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas data pertanahan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan yang cepat, tepat, dan memberikan kepastian hukum. Menurutnya, masih terdapat data-data pertanahan lama yang membutuhkan verifikasi, pemetaan, dan pemutakhiran agar tidak menimbulkan potensi tumpang tindih bidang tanah.


"Pelayanan yang cepat hanya dapat diberikan ketika kualitas data sudah baik. Data pertanahan setidaknya mencakup dua aspek utama, yaitu data spasial dan data yuridis. Ketika kedua aspek tersebut memiliki kualitas yang baik dan saling sesuai, pelayanan yang cepat dapat diberikan," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, Harison turut menekankan pentingnya transformasi digital dan integrasi data antarlembaga dalam mendukung modernisasi pelayanan pertanahan. Penerapan sertifikat elektronik dan integrasi data dengan berbagai instansi pemerintah merupakan bagian dari upaya membangun sistem pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi.


Namun demikian, upaya tersebut membutuhkan kolaborasi lintas sektor, mengingat masih terdapat berbagai tantangan, mulai dari aspek teknis, perbedaan tata kelola data, ego sektoral, hingga keamanan informasi.


"Kita tidak dapat lagi bekerja secara sektoral atau dalam silo-silo kelembagaan. Apabila data yang dimiliki masing-masing instansi tidak terhubung, integrasi pelayanan tidak akan berjalan optimal. Karena itu, dibutuhkan komitmen dan kolaborasi bersama untuk meningkatkan kualitas data dan pelayanan publik," tambah Harison.


Menanggapi peluang kerja sama tersebut, Rektor Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Fatah Sulaiman menyampaikan kesiapan untuk mendukung berbagai program kolaborasi melalui pemanfaatan sumber daya akademik dan mahasiswa. Salah satu potensi yang dapat dikembangkan adalah pelibatan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat, khususnya melalui program KKN Tematik.


Universitas memiliki potensi pelibatan mahasiswa dalam jumlah besar, yang diperkirakan mencapai sekitar 6.000 mahasiswa setiap tahunnya. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosialisasi kebijakan pertanahan, edukasi masyarakat, serta pendampingan dalam berbagai kegiatan administrasi dan pengelolaan pertanahan.


Pihak universitas juga menyampaikan bahwa kerja sama dapat diperluas melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan teknis, program pendidikan lanjutan bagi pegawai, serta pengembangan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi.


"Kami memiliki sejumlah potensi dan sumber daya akademik yang dapat dikolaborasikan. Salah satunya melalui program pengabdian kepada masyarakat dengan melibatkan mahasiswa. Program KKN Tematik dapat dimanfaatkan sebagai sarana sosialisasi dan edukasi masyarakat mengenai berbagai persoalan pertanaha,"tutur Rektor Fatah.


Tidak hanya pada bidang pendidikan, kerja sama juga berpeluang dikembangkan dalam pengamanan aset institusi. Pihak universitas berharap adanya dukungan dari BPN dalam proses inventarisasi, verifikasi, penataan, serta pengamanan aset tanah yang dimiliki universitas guna memperoleh kepastian administrasi dan perlindungan hukum.


Melalui kerja sama ini, kedua institusi diharapkan tidak hanya membangun hubungan kelembagaan secara formal, tetapi juga mampu menghadirkan program-program konkret yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kegiatan turut didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Adhi Maskawan; Kepala Subbagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan, Ferdiansyah.( oman ncek)

Dugaan Sarat KKN, Pekerjaan Pembangunan Pagar SKhN 01 Kabupaten Serang

By On Selasa, November 03, 2026



Kab. Serang, xbintangindo.com --

Proyek yang di prakarsai oleh Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten, Pekerjaan Pembangunan Pagar Sekolah Khusus Negeri (SKhN) 01 Kabupaten Serang, sudah menuai kritik dari lembaga dugaan sarat KKN





pekerjaan baru saja di mulai namun tidak memenuhi ketentuan - ketentuan umum yang tertuang dalam Undang - undang Nomor 14 Tahun 2008 Tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dan pedoman dasar RAB








Sangat kritis di sampaikan Popi Yousu, Direktur Eksekutif Lembaga Swadaya Masyarakat Organisasi Masyarakat Bratas Korupsi (LSM OMBAK), terpasangnya papan informasi adalah bagian dari persiapan pekerjaan sebelum di mulainya inti pekerjaan


" Bagian dari amanah UU KIP, sebelum di mulainya pekerjaan PIP wajib terpasang di lokasi kegiatan "


Data yang di peroleh, mengenai spesifikasi teknis bahan dan ukuran, pada pekerjaan pondasi minimal kedalaman 80 cm dan untuk isian, menggunakan beton mutu K-225 lalu di isi sirtu hingga padat lapis demi lapis


Setelah mencermati gambar struktur dan di bandingkan dengan pelaksanaan di lapangan (dokumen foto, Selasa 03 November 2026), Popi menilai gejala adanya pengurangan kwualitas kegiatan kian nampak


" Melihat foto - foto pekerjaan hari ini (3/11) di bandingkan dengan struktur gambar, spesifikasi teknis bahan dan ukuran minimal kedalaman pondasi, sarat dengan KKN masih jauh dari kata kwualitas " jelasnya


Saat di konfirmasi, salah satu tenaga kerja menerangkan mengenai kedalaman pondasi tidak seluruhnya min 80 cm serta alasan isian tidak menggunakan beton mutu k-225


" Karena kondisi lahanya yang miring, untuk isiin kolom pakai cor manual " ucapnya


Hingga kini belum ada tanggapan dari pihak Dindik Provinsi Banten, terkait kritikan dan temuan tersebut, berharap pihak terkait dapat memperbaiki agar sesuai spesifikasi yang di rencanakan sebelum temuan ini menjadi laporan resmi (bob/Kurniawan)

Respon Cepat, Polsek Cikande Bersama Damkar Sigap Padamkan Kebakaran Lahan Alang-Alang di Desa Ketos

By On Selasa, November 03, 2026







Kab, Serang  xbintangindo.com

Jajaran Polsek Cikande Polres Serang bersama tim Pemadam Kebakaran (Damkar) PT Nikomas Gemilang dan warga setempat bergerak cepat memadamkan kebakaran lahan rumput alang-alang di Kampung Ceri, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, pada Selasa (3/11/2026) malam.


Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri menjelaskan, pergelaran cepat (Pecak) kepolisian ini dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait adanya kebakaran lahan yang mulai membesar akibat tiupan angin kencang.


"Begitu menerima laporan dari warga melalui Bhabinkamtibmas, Pawas Iptu Rokhidi bersama personel piket langsung menuju lokasi bersama tim Damkar untuk melakukan penanganan dan pemadaman agar api tidak semakin meluas," ujar Kompol Rudika.


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa bermula sekitar pukul 15.30 WIB ketika saksi melihat kepulan asap hitam. Sempat mengecil pada sore hari, api kembali membesar pada pukul 19.10 WIB karena dipicu oleh tiupan angin.


Tim Damkar PT Nikomas Gemilang bersama Anggota Polsek Cikande kemudian tiba di lokasi pada pukul 19.30 WIB dan berjibaku melakukan pemadaman. Berkat kesigapan petugas bersama warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 20.00 WIB.


Kebakaran yang menghanguskan area lahan seluas kurang lebih 1 hektar tersebut diduga berasal dari aktivitas warga yang membakar rumput kering hingga api merambat ke area sekitar.


Menyikapi kejadian ini, Kompol Rudika mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak membakar sampah atau lahan sembarangan, terutama di musim kering dan saat angin bertiup kencang.


"Kami mengimbau kepada pihak desa setempat agar menggencarkan sosialisasi kepada warga agar tidak membakar sampah sembarangan. Jika hendak membersihkan lahan dengan cara dibakar, pastikan ditunggu sampai api benar-benar padam demi keselamatan bersama," pungkasnya.

Unit Reskrim Polsek Cikande Selidiki Kasus Pencurian di Warung Sembako Perum Cikande Permai

By On Selasa, November 03, 2026




Kab, Serang  xbintangindo.com

Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Cikande Polres Serang bergerak cepat menindaklanjuti laporan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di sebuah warung agen sembako di Perumahan Cikande Permai, Blok JF Nomor 11A, Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Selasa (3/11/2026) subuh.


Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri membenarkan adanya peristiwa pencurian tersebut dan menyatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan penyelidikan intensif guna memburu para pelaku.


"Kami telah menerima laporan terkait kasus pencurian di warung agen sembako tersebut. Saat ini tim penyidik Unit Reskrim Polsek Cikande sedang mendalami kasus ini untuk mengungkap dan menangkap pelakunya," ujar Kompol Rudika Harto Kanajiri.


Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa tersebut diketahui pertama kali pada Selasa (3/11/2026) sekitar pukul 05.30 WIB. Saat saksi hendak membuka tokonya, ia mendapati gembok pintu gerbang warung yang sebelumnya terkunci sudah hilang.


Setelah diperiksa ke dalam toko, sejumlah barang dagangan seperti minyak sayur, beras, dan tabung gas 3 kg telah raib. Dari hasil pengecekan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, pelaku diketahui melancarkan aksinya dengan menggunakan 1 (satu) unit mobil minibus berwarna putih.


Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp6.000.000,- (enam juta rupiah).


Polsek Cikande mengimbau kepada masyarakat, khususnya para pemilik warung dan pertokoan di wilayah hukum Cikande, agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan, memperkuat sistem pengamanan ganda, serta memastikan kamera pengawas (CCTV) berfungsi dengan baik guna mengantisipasi aksi kejahatan serupa.

Hari ke-9 Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang Kedepankan Imbauan Humanis kepada Pengendara

By On Selasa, November 03, 2026




Kab, Serang xbintangindo.com

Memasuki hari ke-9 pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang terus mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan imbauan dan edukasi kepada para pengguna jalan. 



Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, mulai pukul 13.00 WIB, bertempat di Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di Simpang Sentul, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.


Dalam kegiatan tersebut, personel Polres Serang mengutamakan langkah preemtif dan preventif, disertai penegakan hukum secara humanis. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Serang.


Kasetopsres Ops Patuh Maung 2026, AKP Muhammad Hafizh, S.T., S.H., M.A., CPHR., menekankan kepada seluruh personel agar dalam pelaksanaan tugas selalu mengedepankan sikap humanis melalui prinsip Senyum, Sapa, dan Salam (3S).


Personel juga diingatkan untuk menghindari sikap arogan, menjaga nama baik institusi Polri, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun masyarakat selama bertugas di lapangan.


Dalam pelaksanaannya, petugas memberikan imbauan keselamatan kepada pengendara sepeda motor maupun pengemudi mobil, termasuk mengingatkan pentingnya menggunakan perlengkapan berkendara sesuai ketentuan dan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap.


Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan kelengkapan berkendara, memberikan teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran, serta menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 kepada masyarakat.


Meski pendekatan humanis dan edukatif terus dikedepankan, pada pelaksanaan hari ke-9 ini masih ditemukan sejumlah pengendara yang belum memenuhi kelengkapan berkendara dan melakukan pelanggaran lalu lintas. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar masyarakat semakin meningkatkan kesadaran dalam mematuhi peraturan lalu lintas.


Operasi Patuh Maung 2026 merupakan operasi kepolisian terpusat yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat berlalu lintas, guna mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.


Melalui kegiatan ini, Polres Serang mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dengan selalu mematuhi rambu-rambu, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, mengenakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta melengkapi surat-surat kendaraan.


Kegiatan Operasi Patuh Maung 2026 selesai pada pukul 15.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Polres Serang mengajak masyarakat: "Tertib Berlalu Lintas, Cermin Budaya Bangsa. Utamakan Keselamatan, Bukan Kecepatan."

Gilee Coy,,,,!" Kini Pembalut Wanita dikenakan Pajak 11 %

By On Selasa, November 03, 2026










Jakarta, xbintangindo.com --

Ada-ada saja peraturan pemerintah pusat melalui dirjen perpajakan memberikan sosialisasi jika Pembalut Wanita mulai bulan November 2026 ini dikenakan Pajak sebesar 11 %, hal tersebut kini menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat dan kalangan elit. 03/11/26.


Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi berbicara terkait pembalut yang tengah ramai disorot terkena PPN 11%. Arifah menegaskan pembalut bukanlah barang mewah.


"Ruang publik saat ini ramai membahas isu pembalut perempuan. Di tengah pro dan kontra, satu hal yang harus kita tegaskan, pembalut bukanlah barang mewah," kata Arifah melalui akun resmi Kementerian PPPA, Senin (2/11/2026).


Menurutnya, pembalut merupakan kebutuhan utama biologis perempuan saat menstruasi yang berkaitan dengan kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan. Oleh karena itu, ia menyebut setiap perempuan berhak mendapatkan akses kebutuhan menstruasi yang aman dan layak.


Arifah meminta pemerintah dapat mengkaji ulang pembalut wanita dikenakan Pajak.


Aktivis Banten H. Alamsyah ketua LSM Geram Banten Indonesia angkat bicara, " Lebih Arif lagi menurut saya pemerintah pusat itu dapat menggali potensi, contoh swasembada pangan yang dapat mengekspor ke luar negeri, atau dengan potensi lainnya, bukan menggali potensi mengambil pajak dari masyarakat, masyarakat jangan terlalu dibebankan pajak dan pajak lagi, ciptakan potensi yang terbaik nya." Tutur H. Alam.

Red xbi//.*


Polres Cilegon Ungkap Kasus Penganiayaan di Pulomerak, Dipicu Akibat Dendam Lama

By On Selasa, November 03, 2026






Cilegon - Polres Cilegon Polda Banten menggelar press conference pengungkapan peristiwa penganiayaan berat, kegiatan ini langsung dipimpin oleh Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana, S.I.K., M.M didampingi Kapolsek Pulomerak bersama Kasat Reskrim Polres Cilegon, Kasi Humas dan Kanit Reskrim.


Peristiwa dugaan penusukan terbaru di wilayah Pulomerak terjadi pada Jumat dini hari, 25 September 2026, sekitar pukul 03.00 WIB. Adapun lokasi kejadian di bengkel yang berada di kawasan depan Flyover Merak, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.


Kapolres Cilegon AKBP Andika Adi Pradana, S.I.K., M.M dalam press conference mengungkapkan bahwa benar terjadi kasus penganiayaan berat yang terjadi di wilayah hukum Polsek Pulomerak pada, 25 September 2026 lalu.


"Polres Cilegon melalui Polsek Pulomerak berhasil mengungkap kasus penganiayaan berat yang dipicu oleh dendam lama. Pelaku melakukan penusukan terhadap korban menggunakan pisau dapur hingga menancap di kepala," ungkap  AKBP Andika Adi Pradana pada press conference.


"Adapun tersangka yang ditangkap dan diamankan berinisial R (54),  diamankan setelah melakukan tindakan penganiayaan berat terhadap korban berinisial J (49)," jelasnya.


Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 25 September 2026 sekira pukul 03.30 WIB di Bengkel Alfayan yang berlokasi di bawah Flyover Jalan Raya Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.


“Motif penganiayaan berat ini dipicu akibat rasa sakit hati dan dendam pribadi. Pelaku menyimpan dendam lantaran pernah dipukul oleh korban pada tahun 2018 lalu. Meskipun permasalahan masa lalu itu sempat diselesaikan, tersangka ternyata masih menyimpan dendam hingga nekat merencanakan aksi penusukan tersebut,” terang AKBP Andika Adi Pradana.


Lanjut Kapolres, penganiayaan ini terjadi saat korban sedang tertidur di area bengkel. Pelaku secara mendadak menyerang korban menggunakan sebilah pisau dapur sepanjang 27 cm.


"Aksi penyerangan tersebut menyebabkan korban mengalami luka tusuk serius pada bagian kepala atas pelipis kanan serta luka sobek di bagian telapak tangan kanan. Korban dalam kondisi terluka parah langsung membawanya ke RS Krakatau Medika Cilegon sekitar pukul 04.30 WIB untuk penanganan medis emergency," tutur Kapolres Cilegon.


Kapolres Cilegon mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kondusifitas wilayah serta menyelesaikan setiap perselisihan melalui jalan mufakat.


"Warga juga diminta untuk tidak segan melaporkan kejadian tindak pidana melalui layanan Call Center Polisi 110 atau ke kantor polisi terdekat," tutupnya.


Dalam keterangan press conference Kapolsek Pulomerak Polres Cilegon Kompol D Ambarita mengungkapkan bahwa peristiwa berdarah itu terjadi di sebuah bengkel di kawasan Flyover Merak, Pulomerak, pada Jumat dini hari.


"Akibat luka yang dialaminya korban harus menjalani operasi berat di Rumah Sakit Krakatau Medika (RSKM) untuk menyelamatkan nyawanya," ujarnya.


"Dari hasil visum ahli bedah ada dua bagian luka di pelipis dengan luka tusuk sedalam 4 cm dan luka robek," jelas Kapolsek.


"Korban THD saat sedang berbaring di tikam mengenai pelipis dan tidak puas dilakukan kembali oleh korban," terangnya.


"Setelah menusuk, TSK mengulangi akan melakukan akan tetapi gagang pisau lepas dan pisau masih menancap di korban," tuturnya.


"Dalam penyelidikan ini pihaknya mengalami kesulitan karena kondisi korban belum normal, usai operasi korban saat dimintai keterangan masih berubah rubah," tegas Kompol Ambarita.


Lanjut Kapolsek Pulomerak, untuk motif tersangka ada unsur dendam kepada korban, sebelum tahun 2018 ada cekcok antara korban dengan tsk dendam. Pelaku memang sebelumnya akan melakukan kepada korban namun tidak jadi karena banyak orang di sekitar korban.


"Petugas saat mendatangi ke TKP tidak ada barang yang hilang di lokasi kejadian," ungkapnya.


"Pelaku dan korban ini Sama sama bekerja dibengkel HH, dan pelaku selalu ada di bengkel, sementara korban bila dibutuhkan atau ditelepon baru datang untuk bekerja," tambahnya.


“Atas perbuatannya, kini tersangka dijerat dengan Pasal 468 ayat (1) KUHPidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku terancam hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun,” tandas Kapolsek Pulomerak.

Penuhi Permintaan Masyarakat, Polsek Cikande Salurkan 16.000 Liter Air Bersih Bantuan Kapolres Serang

By On Selasa, November 03, 2026







Kab, Serang xbintangindo.com --

Sebagai bentuk respons cepat terhadap aspirasi dan kebutuhan masyarakat yang terdampak musim kemarau, Polsek Cikande kembali mendistribusikan bantuan air bersih sebanyak 16.000 liter kepada warga di wilayah hukumnya pada Selasa (3/11/2026).


Bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian dari Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., yang disalurkan langsung oleh jajaran Polsek Cikande untuk membantu warga yang mulai kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari.


Pendistribusian air bersih dibagi secara merata di dua titik lokasi pemukiman warga, yaitu:


1. Kp. Maja Asem, Desa Kibin, Kecamatan Kibin (sebanyak 8.000 liter).


2. Kp. Cibungur, Desa Ciagel, Kecamatan Ciagel (sebanyak 8.000 liter).


Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa kegiatan sosial ini hadir untuk memberikan solusi langsung atas kondisi sulit yang dihadapi warga selama kemarau.


"Kegiatan ini kami laksanakan guna memenuhi kebutuhan pokok air bersih bagi masyarakat yang terdampak kemarau. Kami berharap bantuan dari Kapolres Serang ini dapat sedikit meringankan beban warga di Kp. Maja Asem dan Kp. Cibungur," ujar Kapolsek Cikande Kompol Rudika Harto Kanajiri.


Penyerahan bantuan air bersih tersebut disambut antusias oleh warga setempat yang antre dengan tertib membawa wadah penampungan air. Kepolisian menyatakan akan terus memantau wilayah-wilayah yang berpotensi mengalami krisis air bersih serupa agar penanganan dapat dilakukan secara berkala.

Angga Boler Nahkodai Carateker Karang Taruna Kecamatan Kragilan

By On Senin, November 02, 2026

Serang, - Karang Taruna Kabupaten Serang telah menunjuk Angga Apria Siswanto atau yang dikenal dengan Angga Boler menjadi ketua pengurus sementara (Carateker) Karang Taruna Kecamatan Kragilan. 


Penunjukan dan pengangkatan Angga Boler sebagai Ketua pengurus sementara (Carateker) Karang Taruna Kecamatan Kragilan tertuang dalam SK Nomor : 01.17/SK/KT-KAB.SRG/X/2026. Tentang Penunjukan Pengurus Sementara (Carateker) Karang Taruna Kecamatan Kragilan. 


Bukan hanya Angga Boler yang ditunjuk dan diangkat sebagai ketua pengurus sementara (Carateker) Karang Taruna Kecamatan Kragilan, Lukmanul Hakim diangkat dan ditunjuk sebagai Sekretaris,dan Opih Sopiallah Muhajir diangkat menjadi Bendahara. 


Menurut DR. H. Bahrul Ulum, S.AG., M.AP Ketua Karang Taruna Kabupaten Serang melalui Ari Cahyadi Ketua Harian Karang Taruna Kabupaten Serang mengatakan, penunjukan caretaker Karang Taruna di tingkat kecamatan merupakan langkah konstitusional organisasi untuk memastikan roda-roda kelembagaan tetap berjalan, menyusul hasil Rakerda Karang Taruna Kabupaten Serang tahun 2026, ujar Ari Cahyadi, Minggu (01/11/2026). 


"Langkah ini diambil sebagai bentuk konsolidasi internal dan penguatan struktur kelembagaan, terutama bagi kepengurusan kecamatan yang masa baktinya telah habis atau mengalami kevakuman."pungkas Ari. 


Masih menurut Ari, Karang Taruna Kabupaten Serang pada Akhir tahun 2026  ini telah menunjuk Carataker di 10 kecamatan yakni, Kecamatan Kragilan, Kecamatan Pontang, Kecamatan Carenang, Kecamatan Gunungsari, Kecamatan Lebakwangi, Kecamatan Cikande, Kecamatan Tunjung Teja, Kecamatan Anyer, dan Kecamatan Cinangka. 


"Semoga dengan penunjukan carateker di 10 Kecamatan ini, roda organisasi Karang Taruna baik di Kabupaten Serang maupun di masing-masing Kecamatan dapat berjalan dengan baik," tutup Ari Cahyadi.

Penjaga Toko Mengaku Ada Setoran Arisan untuk Oknum Anggota, Pengawasan Polsek Kalideres Dipertanyakan

By On Senin, November 02, 2026







JAKARTA – Dugaan peredaran obat keras daftar G tanpa izin edar di wilayah hukum Polsek Kalideres kembali menjadi sorotan. Seorang penjaga toko di kawasan Jalan Alas Tua Raya, Kalideres mengaku berani berjualan karena pemilik toko disebut menyetorkan uang arisan untuk oknum anggota kepolisian.


Pengakuan tersebut disampaikan penjaga toko kepada wartawan Senin (2/11/2026). Ia menyebut tempatnya bekerja merupakan toko milik seseorang yang dipanggil Bang Amar dan Bang Mujib.


"Ini toko Bang Amar dan Bang Mujib. Saya berani berjualan karena bos ada setor arisan untuk anggota, Bang. Kalau saya hanya pekerja di sini," ungkapnya.


Saat ditanya mengenai nominal dan mekanisme pembayaran, penjaga toko mengaku tidak mengetahui secara pasti. Menurutnya, urusan tersebut menjadi tanggung jawab pemilik toko.


"Kalau soal berapa bayar arisan saya enggak paham, Bang. Itu urusan bos langsung yang setor," jelasnya.


Pengakuan tersebut memunculkan dugaan adanya pembayaran rutin yang dikaitkan dengan oknum anggota kepolisian. Namun, pihak yang disebut menerima uang maupun kebenaran dugaan setoran tersebut belum terverifikasi dan memerlukan penyelidikan lebih lanjut dari Propam Polri.


Di sisi lain, masih ditemukannya dugaan aktivitas penjualan obat keras tanpa izin edar memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan aparat. Kinerja Polsek Kalideres pun menjadi sorotan, terutama dalam menindaklanjuti informasi dan memantau lokasi yang dicurigai menjadi tempat peredaran obat keras.


Praktisi hukum Adi SH, menilai dugaan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius. Ia meminta pimpinan Kepolisian memastikan tidak ada anggota yang menyalahgunakan kewenangan.


Pengakuan penjaga toko juga perlu diuji melalui pemeriksaan oleh Propam Polda Metro Jaya. Langkah tersebut penting untuk memastikan apakah benar terdapat anggota aktif yang menerima pembayaran sebagaimana disebutkan dalam keterangan pekerja.


Redaksi akan meminta klarifikasi Kapolsek Kalideres, Kapolres Metro Jakarta Barat, serta Bidang Propam Polda Metro Jaya terkait dugaan setoran tersebut dan langkah pengawasan terhadap peredaran obat keras di wilayah Kalideres.


Redaksi membuka ruang hak jawab bagi pihak yang tersebut dalam pemberitaan ini, sesuai dengan undang undang pers. (Tim)

 *Aseeqa FC Rebut Juara Open Turnamen Karang Taruna Desa Cileles Usai Taklukkan Sukaku FC Lewat Drama Adu Finalti 5-3*

By On Minggu, November 01, 2026




Kab. Tangerang, xbintangindo.com --

Perhelatan akbar Open Turnamen Sepak Bola dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Karang Taruna Desa Cileles resmi tuntas dengan gemilang.


Laga puncak yang mempertemukan dua kesebelasan tangguh, Aseeqa FC asal Cisoka di bawah naungan Bos Deden dan Bos Ohan melawan Sukaku FC asal Jambe di bawah pimpinan Bos H. Juki, menyuguhkan tontonan sarat gengsi dan sportivitas tinggi di Lapangan Cilame, tepat di belakang Kantor Desa Cileles, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Minggu (01/10/2026).


Pertandingan pamungkas yang disaksikan langsung oleh ribuan pasang mata warga ini berlangsung dalam tempo tinggi dan penuh taktik.


Kendati jual-beli serangan terus dilancarkan sepanjang dua babak normal, kokohnya lini pertahanan kedua tim membuat papan skor tetap bertahan di angka 0:0.


Penentuan juara pun terpaksa dilanjutkan melalui drama adu penalti yang mendebarkan.


Ketegangan mencapai puncaknya di titik putih. Mental baja para algojo Aseeqa FC akhirnya mengantar tim asal Cisoka tersebut keluar sebagai Juara Pertama usai mengungguli Sukaku FC dengan keunggulan dramatis 5:3.


Kemeriahan dan kesuksesan turnamen ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak, tidak hanya dari segi kualitas kompetisi, tetapi juga atas suksesnya soliditas pemuda dalam merajut kebersamaan warga.


Kepala Desa Cileles, Amanta, yang hadir langsung di tengah-tengah ribuan penonton untuk menyaksikan jalannya laga final, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan turnamen olahraga tingkat regional tersebut.


"Atas nama Pemerintah Desa Cileles, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Karang Taruna dan seluruh panitia yang telah sukses mengawal turnamen ini dari awal hingga babak final," ujar Amanta dengan penuh Antusias., 


"Ajang ini bukan sekadar mencari siapa yang menang atau kalah, melainkan wujud nyata penguatan silaturahmi antarwilayah, antara Cisoka, Jambe, dan Tigaraksa. Semoga turnamen ini melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola potensial yang kelak mengharumkan nama daerah kita," tambahnya. 


Senada dengan Kepala Desa, Ketua Karang Taruna Desa Cileles sekaligus Ketua Panitia Pelaksana, Mr. Jaya alias Jayong mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas dukungan luar biasa dari seluruh elemen masyarakat, unsur TNI-Polri (Babinsa dan Binamas), para sponsor, serta manajer tim yang telah menjunjung tinggi sportivitas.


"Kami dari pengurus Karang Taruna Desa Cileles mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Kades Amanta, para tokoh masyarakat, aparat keamanan, serta seluruh penonton yang hadir menjaga keamanan dan ketertiban," terangnya. 


Keberhasilan acara ini adalah bukti nyata kekuatan gotong royong pemuda. Selamat kepada Aseeqa FC atas gelar juaranya, dan apresiasi luar biasa kepada Sukaku FC yang telah menyuguhkan pertandingan final yang sangat luar biasa," pungkas Mr. Jaya alias Jayong.


Antusiasme penonton yang memadati sisi lapangan Cilame membuktikan bahwa sepak bola tetap menjadi magnet pemersatu yang ampuh bagi masyarakat.


Kehadiran jajaran aparatur desa, tokoh masyarakat, serta pengamanan ketat dari unsur Babinsa dan Binamas Desa Cileles turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman, lancar, dan kondusif.


Dengan berakhirnya turnamen ini, Karang Taruna Desa Cileles berharap kegiatan positif semacam ini dapat terus berlanjut di masa mendatang, menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda, sekaligus mempererat tali persaudaraan lintas wilayah di Kabupaten Tangerang.

(SAEFUL)

Tak Hanya Bertugas sebagai Anggota Polri, Aditya Tampomas J, S.H., M.H. Kembangkan Usaha Kuliner Seblak di Kota Serang

By On Minggu, November 01, 2026





SERANG, BANTEN – Menjalankan tugas sebagai anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tidak menghalangi Aditya Tampomas J, S.H., M.H. untuk mengembangkan kreativitas di bidang kewirausahaan. Di tengah aktivitas profesinya sebagai anggota Polri aktif,  Aditya Tampomas J, S.H., M.H. juga menekuni usaha kuliner di Kota Serang, Banten.







Usaha kuliner yang dikembangkannya menghadirkan beragam pilihan makanan, salah satunya seblak yang dikenal dengan cita rasa khas dan menjadi salah satu kuliner favorit berbagai kalangan masyarakat.


Selain seblak, usaha tersebut juga menyediakan sejumlah menu kuliner lainnya sebagai upaya memberikan pilihan makanan yang beragam bagi para pelanggan.


 Aditya Tampomas J, S.H., M.H. mengatakan bahwa ketertarikannya mengembangkan usaha kuliner berangkat dari keinginan untuk memanfaatkan peluang bisnis sekaligus mengembangkan kreativitas di luar aktivitas profesinya.


“Melalui usaha kuliner ini, saya ingin mengembangkan kreativitas dan menghadirkan pilihan makanan yang bisa dinikmati berbagai kalangan. Kami berusaha memberikan pelayanan serta kualitas makanan yang baik agar pelanggan merasa puas,” ungkap Aditya.


Menurutnya, dunia kuliner memiliki peluang yang cukup luas untuk dikembangkan. Selain membutuhkan kreativitas dalam menghadirkan menu, usaha kuliner juga harus mengutamakan kualitas rasa, pelayanan, dan kepercayaan pelanggan.


Kehadiran usaha kuliner yang dirintis Aditya Tampomas J, S.H., M.H. di Kota Serang diharapkan dapat ikut meramaikan sektor usaha makanan sekaligus menjadi bagian dari perkembangan ekonomi masyarakat.


Kisah Aditya menjadi gambaran bahwa semangat kreativitas dan produktivitas dapat tumbuh melalui berbagai bidang kegiatan, termasuk dunia kewirausahaan, dengan tetap memperhatikan tanggung jawab dan ketentuan yang melekat pada profesi sebagai anggota Polri.


Mengabdi dalam tugas, berkarya melalui usaha, dan terus produktif dalam mengembangkan potensi diri.

Red xbi//.*

 *Proyek U-Ditch di Depan Kantor Desa Cempaka Cisoka Jadi Sorotan, Tak Ada Papan Informasi Proyek, K3 Diduga Diabaikan*

By On Minggu, November 01, 2026






TANGERANG, – Proyek pembangunan saluran drainase menggunakan material U-Ditch di depan kantor Desa Cempaka Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang Banten, Minggu (1/10/2026). menuai pertanyaan dari masyarakat. Pasalnya, di lokasi pekerjaan tidak terlihat adanya papan informasi proyek (PIP) yang di atur Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP). Pentingnya UU KIP yaitu Setiap warga negara dijamin haknya untuk memperoleh informasi publik dengan cepat dan tepat.


Selain itu penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga menjadi sorotan lantaran para pekerja diduga tidak menggunakan perlengkapan keselamatan kerja seperti Sepatu Boot dan Helm pada saat awak media realitanews.co.id datang ke lokasi pekerjaan sebelumnya para pekerja mengabaikan K3 saat awak media mempertanyakan para pekerja langsung menggunakan rompi akan tetapi sepatu boot dan helm tidak digunakan hal tersebut menjadi tanda tanya ??


Warga mempertanyakan transparansi pelaksanaan pembangunan yang seharusnya dapat diketahui secara terbuka, mulai dari sumber anggaran, nilai kontrak, nama pelaksana kegiatan hingga jangka waktu pengerjaan, semua itu seolah-olah diabaikan dan semua bungkam baik dari dinas pengawasan, Konsultan,  pemerintah sekitar seperti Desa Cempaka.


Ironisnya, di sekitar lokasi pekerjaan justru papan reklame Alfamart yang lebih mentereng ketimbang papan informasi proyek yang semestinya memberikan keterangan kepada publik akan tetapi tidak terlihat dengan kasat mata oleh masyarakat.


Selain persoalan transparansi, masyarakat juga menyoroti aspek keselamatan pekerja. Penggunaan alat pelindung diri (APD), seperti helm keselamatan, rompi kerja, sepatu keselamatan, dan perlengkapan lainnya, merupakan bagian penting dalam penerapan K3 di lokasi konstruksi.


"Sebagai masyarakat, kami ingin tahu proyek ini menggunakan anggaran dari mana, berapa nilai anggarannya, dan siapa pelaksananya. Selain itu, keselamatan para pekerja juga harus diperhatikan. Jangan sampai pembangunan berjalan tetapi aspek K3 diabaikan," ungkap (CP)  salah seorang warga sekitar.



" Proyek dikerjakan selama kurang lebih 4 hari, berharap pihak berwenang dapat menindak tegas dan mengatur proyek tersebut agar lebih baik," Tambahnya.


Masyarakat berharap instansi terkait segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan terhadap pelaksanaan pekerjaan, termasuk memastikan kesesuaian spesifikasi teknis, transparansi anggaran, serta penerapan standar keselamatan kerja.


Pemasangan papan informasi proyek dan penerapan K3 bukan sekadar formalitas, melainkan bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan mengutamakan keselamatan.


Lanjut awak media mengkonfirmasikan salah satu pekerja proyek Mukti alias Gaber 


" Ukuran lebar atau diameter U Dith sekitar 50 cm, ditambah ketebalan sekitar 13 cm, sehingga total keseluruhan lebar/diameter luar mencapai 63 cm.


Ukuran Bak Kontrol lebar sekitar 1 meter sampai 1 meter 20 cm, proyek ini milik H Kiwi dari keronjo saya kalo pekerja dari Merak untuk Safety ada di Pos Satpam gak di pake," ujarnya.

Hari Ke-7 Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang Bagikan Cokelat kepada Pengendara Tertib Berlalu Lintas

By On Minggu, November 01, 2026




Kab, Serang xbintangindo.com

Dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas, Polres Serang terus melaksanakan kegiatan Operasi Patuh Maung Tahun 2026. Memasuki hari ke-7, Minggu (1/11/2026), personel Polres Serang menggelar kegiatan operasi di Jalan Raya Serang–Petir, tepatnya di Kampung Kebon Sawo, Desa Mekar Baru, Kecamatan Petir, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.


Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut melibatkan 56 personel, dengan penanggung jawab Kapolres Serang AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi, S.H., S.I.K., M.Si. Apel pelaksanaan operasi dipimpin oleh IPDA Fachriaji Almumtaza, S.Tr.I.K., CPHR., selaku Kasatgas Preventif.


Dalam pelaksanaan operasi kali ini, terdapat hal menarik yang dilakukan oleh personel Polres Serang. Selain melaksanakan penertiban, petugas juga memberikan apresiasi kepada para pengendara yang telah mematuhi aturan lalu lintas dan melengkapi perlengkapan kendaraannya.


Sebagai bentuk penghargaan dan pendekatan humanis kepada masyarakat, petugas membagikan cokelat atau makanan ringan kepada para pengemudi yang tertib berlalu lintas. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat agar senantiasa mematuhi peraturan lalu lintas serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.


Di sisi lain, petugas juga tetap melaksanakan penindakan terhadap pengendara yang melakukan pelanggaran, seperti tidak menggunakan helm standar maupun pelanggaran lalu lintas lainnya. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan dan kelengkapan berkendara.


Dalam pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 hari ke-7 ini, petugas masih menemukan sejumlah pengendara yang belum mematuhi aturan lalu lintas, baik terkait penggunaan perlengkapan keselamatan maupun pelanggaran lainnya.


Polres Serang mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan helm standar SNI bagi pengendara sepeda motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan.


Melalui Operasi Patuh Maung 2026, Polres Serang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan lalu lintas yang tertib, aman, dan berkeselamatan.


Kegiatan operasi berakhir pada pukul 11.00 WIB. Selama pelaksanaan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.


Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman, dan Berkeselamatan.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *