Berita Terbaru

Diberdayakan oleh Blogger.
*​BNN Kepri Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Batam, 3 Orang Ditangkap*

By On Selasa, Juni 16, 2026






Jakarta - BNN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) membongkar peredaran vape yang diduga mengandung narkoba jenis etomidate di Batam dan Karimun, Kepulauan Riau. Ada 246 pieces vape isi narkoba yang disita oleh petugas BNN.


​Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat pada Senin (8/6) terkait dugaan transaksi narkoba jenis vape di lobi salah satu apartemen di Batam.


​"Sekira pukul 13.00 WIB Petugas BNNP Kepri melakukan profiling terhadap dua orang dengan ciri-ciri yang dilaporkan," ucap BNNP dalam keterangan yang diterima, Selasa (16/6/2026).

​Petugas BNNP kemudian mengamankan dua orang pelaku lalu menggeledah apartemen yang bersangkutan. Di sana, petugas menemukan barang bukti ratusan vape berisi narkoba.


​"Didapati Barang Bukti Narkotika Golongan II Jenis cairan vape (liquid) diduga mengandung etomidate dengan jumlah 246 (dua ratus empat puluh enam) pieces," lanjut keterangan BNNP.


​BNNP melakukan pengembangan kasus tersebut hingga ke lokasi pemilik vape narkoba. Sekitar pukul 18.30 WIB, petugas BNNP menangkap satu orang yang diduga pemilik barang tersebut. Adapun ketiga orang yang diamankan yakni Muhammad Zulfikar, Muhammad Ridzuan, dan Muhammad Rusdi.


​"Atas kejadian tersebut terhadap tiga orang tersangka beserta barang bukti tersebut dibawa ke kantor BNNP Kepri, guna pemeriksaan lebih lanjut," ujar BNNP.


*​Kepala BNN: Narkoba Isu Kemanusiaan, Bukan Sekadar Kriminalitas*


​Sebelumnya, Kepala BNN Komjen Suyudi menyatakan pemberantasan narkoba merupakan salah satu pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Dia juga mengatakan pemberantasan narkoba menjadi syarat membangun sumber daya manusia unggul.


​"Berperang terhadap narkoba demi kemanusiaan tentunya sejalan dengan Asta Cita Bapak Presiden. Khususnya poin ke-7 terkait pemberantasan narkoba sebagai bagian reformasi hukum dan ketahanan bangsa," kata Suyudi dalam jumpa pers pengungkapan kasus narkoba di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10).


​Mantan Kapolda Banten itu kemudian menyebutkan masalah narkoba merupakan isu kemanusiaan. Dia mengatakan narkoba bukan sekadar kriminal.


​"Narkoba dipandang sebagai isu kemanusiaan bukan hanya sekadar kriminalitas. Pengguna narkoba sebagai korban yang harus disembuhkan melalui rehabilitasi, bukan penjara," ujarnya.

Polresta Serang Kota gelar lomba Marhaban dalam rangkaian hari Jadi Bhayangakara ke 80

By On Selasa, Juni 16, 2026



Serang,  Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026, Polresta Serang Kota menggelar Lomba Marhaban yang berlangsung di Aula Wicaksana Laghawa Polresta Serang Kota pada Selasa, 16/06/2026.


Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 Tahun 2026 yang mengedepankan nilai-nilai religius, budaya, dan kebersamaan antara Polri dengan masyarakat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Dewan Pembina Bintang Sembilan Wali Drs. KH. Matin Syarkowi, Ketua Umum DPP Biwali KH. Saifun Nawawi, Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, S.H., S.I.K., para Pejabat Utama Polresta Serang Kota, Kapolsek jajaran, personel Polresta Serang Kota, tokoh masyarakat, dewan juri, serta para peserta lomba marhaban.


Mengusung tema "Polri Presisi Bersama Masyarakat dalam Harmoni Religi dan Budaya", kegiatan ini merupakan gagasan Kapolresta Serang Kota yang diselenggarakan bekerja sama dengan Biwali Kota Serang yang diketuai oleh Aep Syaepudin, S.Pd.I.


Peserta lomba marhaban berasal dari 12 kecamatan di wilayah hukum Polresta Serang Kota. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi antara Polri, ulama, santri, dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif.


Ketua Dewan Pembina Bintang Sembilan Wali, Drs. KH. Matin Syarkowi, menyampaikan apresiasi kepada Kapolresta Serang Kota atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Serang Kota yang telah menggelar kegiatan yang sangat positif ini. Sepengetahuan kami, kegiatan lomba marhaban seperti ini belum pernah dilaksanakan di Polres lain. Marhaban merupakan tradisi budaya lokal yang sering ditampilkan dalam kegiatan aqiqah, pernikahan, maupun acara besar keagamaan Islam lainnya," ujar KH. Matin Syarkowi.


Sementara itu, Ketua Panitia Lomba Marhaban, Ustaz Sudirman, menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tokoh masyarakat, dewan juri, dan peserta lomba yang hadir dari 12 kecamatan di wilayah hukum Polresta Serang Kota.


Dalam sambutannya, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas Polresta Serang Kota dengan ulama dan masyarakat yang dilandasi semangat ukhuwah Islamiyah serta sebagai upaya memperkuat nilai-nilai moral dalam menjaga situasi kamtibmas.


"Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polresta Serang Kota bersama ulama dan masyarakat dalam mempererat ukhuwah, melestarikan budaya religius, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Serang Kota," tuturnya.


Kapolresta Serang Kota juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Di akhir sambutannya, Kombes Pol. Yudha Satria turut mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat.


"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, semoga kita semua senantiasa menjadi bagian penting dalam memelihara keamanan, ketertiban, serta memperkuat nilai-nilai persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat, selamat bertanding dan jaga sportivitas kepada peserta lomba" pungkasnya.

(Red)

*Negara Hadir hingga Pintu Rumah, Sertipikat PTSL Selesai, Langsung Diantar ke Rumah Warga*

By On Selasa, Juni 16, 2026





Serang – xbintangindo.com

Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten, Harison Mocodompis, bersama Kepala Kantor Pertanahan Kota Serang, Osman Affan, mendampingi Wali Kota Serang, Budi Rustandi, menyerahkan sertipikat Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) secara door to door kepada masyarakat di Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, Senin (15/6/2026). Sebanyak 13 sertipikat diserahkan secara simbolis sebagai bagian dari target PTSL Kota Serang Tahun 2026 sebanyak 512 bidang.


Kegiatan penyerahan sertipikat langsung ke rumah warga tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan manfaat program PTSL benar-benar dirasakan masyarakat. Selain menyerahkan sertipikat, jajaran BPN juga berdialog langsung dengan penerima untuk memastikan proses pelayanan berjalan baik dan tanpa kendala.


Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan bahwa pendekatan door to door merupakan wujud kehadiran negara dalam memberikan kepastian hukum atas tanah masyarakat. Menurutnya, begitu sertipikat selesai diterbitkan, pemerintah berupaya agar dokumen tersebut segera diterima oleh pemiliknya.


“Negara harus hadir. Begitu sertipikat selesai, langsung kita antar ke rumah. Kita tanyakan juga apakah selama prosesnya ada masalah atau tidak. Alhamdulillah masyarakat merasa terbantu dan prosesnya berjalan dengan baik,” ujar Harison.


Harison menjelaskan, Kota Serang memperoleh target PTSL sebanyak 512 bidang pada tahun 2026 yang tersebar di seluruh kelurahan. Sementara itu, secara keseluruhan Provinsi Banten memperoleh target lebih dari 22 ribu bidang yang ditargetkan selesai dan tersertipikasi pada tahun ini.


“Hari ini yang dibagikan secara simbolis sebanyak 13 sertipikat sebagai bagian dari target 512 bidang di Kota Serang. Untuk seluruh Provinsi Banten ada lebih dari 22 ribu bidang dan kami menargetkan seluruhnya selesai serta tersertipikasi sebelum akhir tahun,” jelasnya.


Lebih lanjut, Harison menegaskan bahwa program PTSL merupakan layanan pemerintah yang diberikan secara gratis kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku. Melalui program ini, biaya pengukuran, Panitia A, dan berbagai tahapan lainnya ditanggung oleh negara sehingga meringankan masyarakat dalam memperoleh sertipikat tanah.


“Kalau PTSL gratis. Yang ditanggung negara adalah biaya pengukuran dan proses administrasi pertanahan yang menjadi bagian dari program. Karena itu, apabila ada pungutan liar atau permintaan biaya di luar ketentuan, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada Kantor Pertanahan maupun pemerintah daerah,” tegas Harison.


Sementara itu, Wali Kota Serang, Budi Rustandi, mengapresiasi sinergi antara Pemerintah Kota Serang dan BPN dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut. Menurutnya, penyerahan sertipikat secara langsung kepada masyarakat merupakan bentuk nyata pelaksanaan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar pelayanan pemerintah benar-benar hadir dan dirasakan masyarakat hingga tingkat bawah.


“Ini bentuk komitmen menjalankan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Kami memastikan sertipikat sampai langsung kepada masyarakat, memastikan tidak ada pungutan liar, dan memastikan program PTSL benar-benar selesai serta dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujar Budi.


Turut dihadiri camat dan lurah, melalui program PTSL, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat memiliki kepastian hukum atas tanah yang dimiliki. Dengan sertipikat yang sah, masyarakat memperoleh perlindungan hukum, mengurangi potensi sengketa pertanahan, serta mendukung terwujudnya tertib administrasi pertanahan di Kota Serang maupun Provinsi Banten secara keseluruhan. (Oman ncek)

Pemasangan U- Dicth di Grogol- Merak Tak Pakai Lantai Dasar, diduga Pengawasan DPU Kota Cilegon tak Bekerja Maksimal

By On Selasa, Juni 16, 2026








Foto : Pemasangan U- Dicth di Grogol - Merak kota Cilegon 

Kota Cilegon, xbintangindo.com --

Pemasangan U- Dicth di Grogol kota Cilegon pelaksana proyek tidak memasang papan informasi dilokasi pekerjaan dan saluran tidak memakai lantai dasar, keadaan tersebut disorot beberapa aktivis Provinsi Banten. Senin 15 Juni 2026.


Indra Kusuma alias Acong aktivis Provinsi Banten menanggapi pekerjaan proyek pemasangan U- Dicth di jalan Grogol - merak kota Cilegon.


" Saya pernah melihat - lihat ke lokasi proyek pemasangan U- Dicth di Grogol - Merak kota Cilegon, pemasangan U- Dicth tidak didahulukan penggunaan material pasir batu (Sirtu) bisa juga pasir kali untuk lantai dasar, pelaksana proyek terkesan asal-asalan dalam mengerjakan proyek tersebut, ujar Indra 


Acong berharap, " pemerintah kota Cilegon agar lebih intens lagi dalam mengawasi kegiatan proyek pemasangan U- Dicth di Grogol kota Cilegon, karena sekarang hasil yang sudah dikerjakan oleh pelaksana proyek kurang bagus, tidak rapih. " Tuturnya.


Hal tersebut juga dikatakan Aktivis Maulana Buyung, " ketika saya dilokasi pekerjaan pemasangan U- Dicth Grogol - Merak kota Cilegon, kontraktor sebagai pelaksana proyek tersebut tidak memasang papan informasi tentang proyek tersebut, begitu juga dalam proses pekerjaan pemasangan U- Dicth pelaksana proyek tidak menggunakan material untuk lantai dasar, mereka menggali tanah dan langsung u dith di pasang, seharusnya material untuk lantai dasar agar udith yang dipasang terlihat rapih, coba lihat sekarang hasil pekerjaannya, bergelombang miring tak beraturan, terkesan asal-asalan. " Kata Buyung.


Mandor pekerja proyek tersebut saat dikonfirmasi wartawan mengatakan, " pemborongnya tidak ada pak, jarang datang, kalau papan informasi/papan proyek dari awal juga tidak di pasang, tadi nya nyender di tembok sekarang hilang, kalau saya hanya pekerja proses kerja semuanya sudah petunjuk dari pelaksana proyek, ya... seperti ini lah perintah pemborongnya, ya.. memang saya akui pemasangan U- Dicth di sini tidak memakai material untuk lantai dasar. " Ujarnya.


Sampai berita ini disiarkan pihak pemborong pekerjaan pemasangan U- Dicth belum dapat dikonfirmasi.

Red xbi//.*

 *Kenali 5 Tahapan Sertipikasi Tanah Wakaf, Langkah Penting Melindungi Aset Umat*

By On Selasa, Juni 16, 2026




Serang – xbintangindo.com --

Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Banten terus mendorong percepatan sertipikasi tanah wakaf sebagai bagian dari upaya memberikan kepastian hukum dan perlindungan terhadap aset umat. Langkah ini sejalan dengan arahan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, yang menargetkan percepatan penyelesaian sertipikasi tanah wakaf di seluruh Indonesia melalui kolaborasi lintas sektor. Upaya tersebut menunjukkan hasil positif, di mana jumlah bidang tanah wakaf yang berhasil didaftarkan secara nasional meningkat hingga 206 persen dalam kurun waktu 2017–2025 dibandingkan periode sebelumnya.


Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Harison Mocodompis, mengatakan bahwa percepatan sertipikasi tanah wakaf tidak dapat dilakukan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan sinergi antara BPN, Kementerian Agama, Badan Wakaf Indonesia (BWI), pemerintah daerah, para nazir, dan masyarakat.


Sebagai bentuk percepatan, Kanwil BPN Provinsi Banten bersama para pemangku kepentingan melaksanakan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas Tanah Wakaf (GEMAPTAS TAWAF). Kegiatan ini diawali di Kabupaten Tangerang dan dilanjutkan secara serentak di wilayah Serang Raya, Kota Cilegon, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Lebak melalui pemasangan tanda batas tanah wakaf yang dipantau secara daring.


“Sudah, semuanya prinsipnya sudah melaksanakan. Tinggal kita tunggu hasil kolaborasinya di lapangan dalam bentuk capaian. Jadi kita ingin melihat capaiannya seperti apa, manfaatnya seperti apa. Dengan cara-cara seperti ini, mudah-mudahan lebih cepat berproses dan lebih cepat berhasil,” ujar Harison.


Harison menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin mendaftarkan tanah wakaf dapat mengikuti beberapa tahapan. Berikut alur pendaftaran tanah wakaf terdiri dari 5 tahapan utama:

1. Penetapan Nazir

Wakif (pihak yang mewakafkan tanah) menetapkan nazir sebagai pengelola harta wakaf. Nazir dapat berupa perseorangan, organisasi, maupun badan hukum yang bertanggung jawab mengelola dan menjaga aset wakaf.


2. Persiapan Dokumen Wakaf

Pada tahap ini, nazir menyiapkan seluruh dokumen yang diperlukan, antara lain identitas wakif, identitas nazir, identitas saksi, dokumen kepemilikan tanah, serta persyaratan lainnya. Pengajuan Akta Ikrar Wakaf (AIW) dapat dilakukan melalui Sistem Informasi Wakaf (SIWAK) Kementerian Agama.


3. Pelaksanaan Ikrar Wakaf

Wakif, nazir, dan dua orang saksi hadir di hadapan Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf (PPAIW), yang umumnya dijabat oleh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan. Pada tahap ini dilakukan pengucapan ikrar wakaf sebagai bentuk pernyataan resmi penyerahan harta wakaf.


4. Penerbitan Akta Ikrar Wakaf (AIW)

Setelah ikrar wakaf dilaksanakan, PPAIW menerbitkan AIW sebagai bukti sah terjadinya perbuatan wakaf. Dokumen ini ditandatangani oleh wakif, nazir, saksi, dan PPAIW serta menjadi dasar utama dalam proses pendaftaran tanah wakaf.


5. Pendaftaran Tanah Wakaf di BPN

Setelah AIW dan seluruh dokumen pendukung dinyatakan lengkap, nazir mengajukan permohonan pendaftaran tanah wakaf ke Kantor Pertanahan. Selanjutnya dilakukan proses pemeriksaan, pengukuran, dan pendaftaran hingga diterbitkan Sertipikat Tanah Wakaf sebagai bentuk kepastian hukum atas aset wakaf tersebut.(Oman ncek)

Polres Serang Terjunkan Water Cannon Bersihkan Ceceran Tanah di Kibin Warga Berikan Apresiasi

By On Senin, Juni 15, 2026





Kab Serang xbintangindo.com --

Warga mengapresiasi langkah cepat Satlantas dan Sat Samapta  Polres Serang yang telah menindaklanjuti keluhan warga terkait ceceran tanah di Jalan Raya Serang–Jakarta, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang.





Untuk hasil maksimal, petugas bahkan menerjunkan Water Cannon guna membersihkan sisa tanah mengeras dan lumpur basah. Aksi cepat ini langsung mendapat apresiasi luas dari warga Kibin.


Water Cannon Buktikan Serius Jaga Keselamatan


Pengerahan water cannon membuktikan keseriusan Polres Serang menjaga keselamatan pengguna jalan dari bahaya licin akibat ceceran tanah dan lumpur di Jalan Raya Serang-Jakarta.


Ceceran tanah kering mengeras dan lumpur basah memang rawan memicu kecelakaan tunggal, khususnya sepeda motor saat hujan.


Aksi cepat gabungan Satlantas dan Sabhara yang terjunkan water cannon mendapat apresiasi dari tokoh pemuda Desa Ciagel, Devi Muamar Khadafi.


“Saya Devi Muamar Khadafi Putra kelahiran Kp Dadap Desa Ciagel Kecamatan Kibin mengapresiasi langkah cepat personel Satlantas bersama Sabhara Polres Serang langsung turun ke Jalan Raya Serang-Jakarta wilayah Kibin, dengan menerjunkan satu unit water cannon untuk menyemprot sisa tanah yang mengeras dan lumpur basah. Terima kasih Pak Polisi” , kata Devi.


Apresiasi warga ini menjadi bukti kedekatan Polri dengan masyarakat melalui pelayanan cepat dan tepat sasaran.


Sementara itu, Kasatlantas Polres Serang AKP Muhammad  Hafizh, MA mengatakan akan terus memantau dan berkoordinasi agar aktivitas proyek tetap memperhatikan keselamatan, kebersihan jalan, dan kenyamanan masyarakat.


“Material yang tercecer berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya sepeda motor. Langkah pencegahan harus konsisten agar tidak menimbulkan kecelakaan”, ujar AKP Hafizh.


Polres Serang mengapresiasi laporan warga. Setiap keluhan terkait keselamatan lalu lintas akan langsung ditindaklanjuti melalui Call Center 110 atau media sosial resmi.

KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid

By On Minggu, Juni 14, 2026




Tangerang, Banten ---  Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selama 2 hari, turnamen sepak bola putri perdana ini berhasil menjadi magnet baru warga Kelapa Dua. Meriah, lancar, dan penuh semangat.


Ketua Panitia Alfan Witular mengapresiasi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua. 









"Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas layak, yang bisa dirasakan langsung masyarakat Kelapa Dua dengan nyaman," ujarnya.


Prosesi pembagian piala, medali, dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah untuk Juara 1 Tangsel Woman dan untuk Juara 2 Tangsel City sebesar 3 Juta Rupiah diserahkan langsung oleh Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua yang mewakili Bupati Tangerang.


"Kami atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih ke seluruh elemen masyarakat yang membuat acara ini sukses," ucap Dadang Sudrajat.


Penutupan dihadiri jajaran lengkap, Ketua KOK, Sekcam Dwi Chandra akrab di disapa DCB, Ketua Karang Taruna Andi, Ketua Pemuda Pancasila Bang Yudi, Binamas, Babinsa, Forum RW, para Lurah se-Kelapa Dua, LPM,nakes Puskesmas hingga PMI.


Alfan menegaskan kunci sukses turnamen ini adalah gotong royong. Sponsor Mandiri, OKP, Ormas, Dinas Kesehatan, pelaku usaha Babe Bencongan, sampai crew KD PERTIWI bahu-membahu dari awal sampai akhir.


"Hal terpenting, terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah mewujudkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas memadai untuk berbagai wahana olahraga. Masyarakat Kelapa Dua ingin memberi warna positif lewat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan," tegasnya.


Target Jelas: Lahirkan Bintang Baru 


Langkah ini menjawab kondisi pemain bola putri yang masih langka di Banten. Lewat turnamen, panitia ingin menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Tangerang, ujar Ketua KOK.


Antusiasme peserta jadi bukti. Febri Arum dari Tangsel Women yang baru berlaga di Gothia Cup U-13 dan Putri Tangerang City asal Kp. Gawir, eks SSB Tunas Cipta Bojong Nangka Kelapa Dua yang kini sudah tembus Timnas Putri, hadir dan memberi dukungan.


Zulhandikar, pelatih SSB Tunas Cipta yang mampu mencetak pemain putri ke tingkat nasional, mengaku bangga. "Kami bangga ada KD PERTIWI Cup. Harapannya Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional," pungkasnya.


Senada, Ketua RW 04 Sutarjo Tarigan, advokat dari Law Firm, ikut mengapresiasi. “Sukses dan keren banget KD PERTIWI Cup 1 di Bencongan. Ini bukti warga bisa bikin event berkelas,” pungkasnya. (*)

 *KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid*

By On Minggu, Juni 14, 2026





Kelapa Dua– Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selama 2 hari, turnamen sepak bola putri perdana ini berhasil menjadi magnet baru warga Kelapa Dua. Meriah, lancar, dan penuh semangat.


Ketua Panitia Alfan Witular mengapresiasi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua. “Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas layak, yang bisa dirasakan langsung masyarakat Kelapa Dua dengan nyaman,” ujarnya.




Prosesi pembagian piala, medali, dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah untuk Juara 1 Tangsel City & untuk Juara 2 Tangsel Women sebesar 3 Juta Rupiah diserahkan langsung oleh Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua yang mewakili Bupati Tangerang.


“Kami atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih ke seluruh elemen masyarakat yang membuat acara ini sukses,” ucap Dadang Sudrajat.


Penutupan dihadiri jajaran lengkap: Ketua KOK, Sekcam Dwi Chandra akrab di disapa DCB, Ketua Karang Taruna Andi, Ketua Pemuda Pancasila Bang Yudi, Binamas, Babinsa, Forum RW, para Lurah se-Kelapa Dua, LPM,nakes Puskesmas hingga PMI.


Alfan menegaskan kunci sukses turnamen ini adalah gotong royong. Sponsor Mandiri, OKP, Ormas, Dinas Kesehatan, pelaku usaha Babe Bencongan, sampai crew KD PERTIWI bahu-membahu dari awal sampai akhir.


“Hal terpenting: terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah mewujudkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas memadai untuk berbagai wahana olahraga. Masyarakat Kelapa Dua ingin memberi warna positif lewat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan,” tegasnya.


*Target Jelas: Lahirkan Bintang Baru*  

Langkah ini menjawab kondisi pemain bola putri yang masih langka di Banten. Lewat turnamen, panitia ingin menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Tangerang, ujar Ketua KOK.


Antusiasme peserta jadi bukti. Febri Arum dari Tangsel Women yang baru berlaga di Gothia Cup U-13 dan Putri Tangerang City asal Kp. Gawir, eks SSB Tunas Cipta Bojong Nangka Kelapa Dua yang kini sudah tembus Timnas Putri, hadir dan memberi dukungan.


Zulhandikar, pelatih SSB Tunas Cipta yang mampu mencetak pemain putri ke tingkat nasional, mengaku bangga. “Kami bangga ada KD PERTIWI Cup. Harapannya Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional,” pungkasnya.


Senada, Ketua RW 04 Sutarjo Tarigan, advokat dari Law Firm, ikut mengapresiasi. “Sukses dan keren banget KD PERTIWI Cup 1 di Bencongan. Ini bukti warga bisa bikin event berkelas,”

H. Robinsar Terpilih Menjadi Ketua SOKSI Banten Secara Aklamasi

By On Minggu, Juni 14, 2026




Kabupaten Tangerang, 14 Juni 2026 – Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pimpinan Daerah Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (Depidar SOKSI) Provinsi Banten yang berlangsung di Aston Cilegon Boutique Hotel telah menetapkan H. Robinsar sebagai Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten periode 2026–2031 secara aklamasi, Minggu (14/06/2026).






Penetapan tersebut merupakan hasil kesepakatan seluruh Dewan Pimpinan Cabang (Depicab) SOKSI se-Provinsi Banten yang memberikan dukungan penuh kepada H. Robinsar untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.


Dalam forum Musda yang berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan, para peserta menilai H. Robinsar memiliki kapasitas, pengalaman, serta komitmen yang kuat untuk melanjutkan dan meningkatkan peran strategis SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar dalam memperkuat konsolidasi kader serta meningkatkan elektabilitas Partai Golkar di Provinsi Banten.


Ketua terpilih H. Robinsar menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh jajaran SOKSI di Banten. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadikan SOKSI sebagai organisasi yang semakin solid, modern, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah.


“Saya mengucapkan terima kasih atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh keluarga besar SOKSI Banten. Ke depan, kita akan memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput, meningkatkan kualitas kader, serta memperkuat sinergi dengan Partai Golkar dalam mewujudkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten,” ujar Robinsar.


Dalam pelaksanaan Musda tersebut, Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten periode sebelumnya, H. TB Iman Ariyadi, S.Ag., M.M., yang juga Ketua Harian Depinas SOKSI menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran pengurus dan kader SOKSI agar terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat akar rumput. Menurutnya, soliditas organisasi merupakan kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan politik sekaligus memperkuat peran SOKSI sebagai organisasi pendiri Partai Golkar.


Dalam arahannya, H. TB Iman Ariyadi menegaskan bahwa SOKSI harus tampil sebagai garda terdepan dalam upaya meningkatkan elektabilitas dan perolehan suara Partai Golkar pada Pemilu 2029 mendatang. Ia meminta seluruh kader untuk aktif membangun komunikasi dengan masyarakat, memperkuat kaderisasi, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi rakyat.


“SOKSI Banten harus melakukan konsolidasi yang baik dan benar untuk meningkatkan suara elektoral Partai Golkar. Seluruh kader harus bergerak bersama, menjaga soliditas organisasi, dan terus hadir di tengah masyarakat agar Partai Golkar semakin dipercaya dan dicintai rakyat menuju Pemilu 2029,” tegas H. TB Iman Ariyadi.


Ia juga berharap kepemimpinan H. Robinsar sebagai Ketua Depidar SOKSI Provinsi Banten yang baru dapat membawa semangat baru bagi organisasi, memperkuat sinergi dengan Partai Golkar, serta meningkatkan kontribusi SOKSI dalam pembangunan daerah dan pemberdayaan masyarakat di Provinsi Banten.


Musda Depidar SOKSI Banten Tahun 2026 juga menjadi momentum penting bagi organisasi untuk melakukan evaluasi program kerja, memperkuat struktur kepengurusan, serta menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi dinamika politik dan pembangunan di Provinsi Banten.


Dengan terpilihnya H. Robinsar secara aklamasi, diharapkan SOKSI Banten semakin solid, progresif, dan mampu menjadi motor penggerak dalam melahirkan kader-kader berkualitas yang berkontribusi bagi kemajuan organisasi, Partai Golkar, serta masyarakat Banten secara luas. Keputusan Musda ini sekaligus menandai dimulainya babak baru kepemimpinan SOKSI Banten dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan menghadapi agenda politik menuju Pemilu 2029.

Joko Santoso SE., Musran dan Musanran Langkah Strategis Perkuat Konsolidasi Partai Hingga Akar Rumput

By On Minggu, Juni 14, 2026







SERANG- Anggota DPRD Kabupaten Serang Fraksi PDI Perjuangan, Joko Santoso SE., menegaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musanran) merupakan langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi partai hingga tingkat akar rumput. Kegiatan Musran dan Musanran dilaksanakan di Lapangan Futsal Desa Cikande Permai, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, pada Minggu, (14/06/2026) 









Joko Santoso SE., Anggota DPRD Kabupaten Serang bidang organisasi menyampaikan, "Konsolidasi ini adalah mesin penggerak kita. Sangat penting bagi kita untuk menjaga komunikasi yang intens antar kader dan menyatukan persepsi perjuangan. Kita harus memastikan seluruh kader tetap dalam satu barisan yang solid untuk memenangkan hati rakyat," ujar Joko Santoso. 


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang, H. Madsuri, dan dihadiri sedikitnya 680 kader yang berasal dari Lima Pengurus Anak Cabang (PAC), yakni PAC Kopo, PAC Jawilan, PAC Cikande, PAC Pamarayan, dan PAC Bandung. 


Selain Joko Santoso SE., acara tersebut juga dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang H. Madsuri serta jajaran pengurus serta para PAC dan ranting. 


Dalam kesempatan itu, Joko Santoso SE., menekankan bahwa konsolidasi organisasi tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata. Menurutnya, Musran dan Musanran memiliki peran penting dalam memperkuat struktur partai, membangun soliditas kader, serta menyamakan arah perjuangan di seluruh tingkatan organisasi.


Ia menilai keberhasilan partai dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat sangat bergantung pada kekuatan komunikasi dan koordinasi yang terbangun dari tingkat bawah hingga tingkat pusat. Karena itu, keberadaan pengurus ranting dan anak ranting menjadi ujung tombak dalam menjaga kedekatan partai dengan masyarakat.


Menurut Joko Santoso, kader partai harus terus hadir di tengah rakyat dan mampu memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Dengan demikian, partai dapat menjalankan fungsi politiknya secara maksimal sekaligus menjadi jembatan antara kepentingan rakyat dan kebijakan pemerintah.


Dalam forum yang dihadiri ratusan kader tersebut, Joko Santoso juga mengajak seluruh kader untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat semangat gotong royong dalam menjalankan tugas-tugas organisasi. Ia menegaskan bahwa soliditas merupakan modal utama yang harus dijaga oleh seluruh kader PDI Perjuangan.


"Kekuatan terbesar PDI Perjuangan itu bukan karena kita punya segalanya, tapi karena kita punya barisan yang solid dan tegak lurus," ungkapnya.


Tak hanya itu, Joko Santoso juga menyampaikan apresiasi atas antusiasme para kader yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran ratusan kader menunjukkan bahwa semangat perjuangan dan loyalitas kader PDI Perjuangan di Kabupaten Serang tetap terjaga dengan baik.


"Kehadiran 680 kader hari ini membuktikan bahwa semangat banteng di Kabupaten Serang tetap membara. Musran dan Musanran ini adalah fondasi utama perjuangan kita," tegas Joko Santoso. 


Ia menjelaskan bahwa Musran dan Musanran merupakan bagian penting dalam proses penguatan organisasi partai. Melalui forum tersebut, partai dapat memastikan struktur organisasi berjalan efektif hingga tingkat paling bawah serta mampu menjalankan fungsi politik dan sosial secara optimal.


Joko Santoso juga berharap kepada seluruh pengurus yang terbentuk agar segera bergerak aktif di tengah masyarakat. Menurutnya, pengurus partai harus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.


"Saya berharap kepada seluruh pengurus yang terbentuk untuk segera tancap gas, turun ke bawah, dan menjadi solusi atas persoalan di masyarakat. Jika struktur bawah kita kokoh dan komunikasinya lancar, maka kejayaan partai di Kabupaten Serang adalah sebuah kepastian," tambahnya.


Ia menegaskan bahwa kekuatan partai tidak hanya ditentukan oleh struktur organisasi yang lengkap, tetapi juga oleh kemampuan kader dalam membangun hubungan yang erat dengan masyarakat. Karena itu, seluruh kader diminta untuk terus menjaga komunikasi, memperkuat pelayanan kepada rakyat, serta aktif menyerap aspirasi masyarakat di wilayah masing-masing.


Melalui pelaksanaan Musran dan Musanran serentak tersebut, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Serang berharap dapat memperkuat mesin organisasi hingga tingkat akar rumput sekaligus menyiapkan kader-kader yang siap bekerja untuk kepentingan rakyat. Konsolidasi yang solid diyakini menjadi fondasi penting dalam memperkuat perjuangan partai dan memenangkan kepercayaan masyarakat.

Bewok 

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *